Bima –
PT Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), memprediksi penumpang angkutan Lebaran 2026 meningkat 10 persen dibandingkan arus mudik tahun lalu. Terlebih, pemerintah menyiapkan diskon harga tiket sebesar 30 persen untuk semua rute.
“Kami prediksi kenaikan lonjakan penumpang angkutan Lebaran tahun ini sekitar 10 persen,” ujar Kepala Pelni Bima, Budiarto, kepada, Selasa (3/3/2026).
“Setelah Lebaran banyak juga yang akan keluar dari Bima,” imbuhnya.
Budiarto mengungkapkan Pelni menyiapkan enam kapal motor (KM) untuk melayani para pemudik dari Pelabuhan Bima. Enam kapal itu terdiri dari KM Awu, Leuser, Lawit, Wilis, Tilongkabila, dan Binaiya.
“Belum ada rencana untuk penambahan kapal,” ujar Budiarto.
Budiarto menerangkan program stimulus berupa diskon tiket penumpang sebesar 30 persen berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026. Pembelian tiket dengan diskon 30 persen itu sudah bisa dilakukan di agen atau aplikasi penjualan resmi PT Pelni sesuai dengan pagu yang disiapkan.
“Kami mengimbau untuk semua warga Bima umumnya di NTB agar bisa segera mengatur jadwal keberangkatan dengan memanfaatkan program stimulus dari Kemenhub ini,” pungkasnya.






