Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Buleleng, Gede Supriatna, merespons mencuatnya isu pemilihan kepala daerah (pilkada) yang dilakukan oleh DPRD. Ia menegaskan hingga kini partainya belum mengambil sikap resmi dan masih menunggu keputusan dari DPP PDIP. Namun, banyak tookh senior menolak.
“Belum ada. Untuk sikap partai terkait kepala daerah dipilih oleh DPRD, tentunya kami masih menunggu sikap resmi dari DPP partai,” kata Gede Supriatna, Minggu (4/1/2026).
Meski belum ada keputusan resmi, Supriatna mengakui dalam beberapa waktu terakhir banyak tokoh senior PDIP yang menyampaikan pandangan penolakan terhadap wacana tersebut. Menurutnya, penolakan itu dilandasi semangat reformasi yang selama ini diperjuangkan partai.
“Kita lihat bersama, banyak tokoh-tokoh senior PDI Perjuangan yang menolak pilkada dipilih oleh DPRD karena dinilai tidak sesuai dengan tuntutan Reformasi yang kita perjuangkan selama ini,” ujarnya.
“Memang belum ada sikap resmi, tetapi tokoh partai, baik itu anggota DPR RI maupun beberapa pengurus DPP, kita bisa lihat bersama banyak yang menyampaikan pemikiran yang tidak sependapat jika pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD,” imbuhnya.
Supriatna menegaskan DPC PDIP Buleleng akan patuh dan mengikuti keputusan partai secara struktural setelah sikap resmi DPP diumumkan. Ia juga meminta kader dan simpatisan tetap tenang menyikapi dinamika politik yang berkembang.
Sebelumnya, sejumlah parpol mendukung usulan pilkada dikembalikan ke DPRD karena ongkos politik yang mahal. Beberapa parpol yang mendukung, antara lain Gerindra, Golkar, hingga NasDem.






