Daftar Isi
Denpasar –
Shalat Lailatul Qadar adalah salah satu amalan shalat sunnah 2 atau 4 rakaat dalam satu kali salam yang hanya bisa dilakukan pada 10 malam terakhir Ramadhan. Malam penuh kemuliaan yang diyakini sebagai malam pertama dimana turunnya Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW serta menjadi malam dengan nilai pahala yang akan dilipatgandakan.
Shalat Lailatul Qadar ini bisa dilakukan secara munfarid (sendiri-sendiri) ataupun berjamaah. Biasanya dilakukan setelah shalat tarawih dalam rentang waktu malam hari hingga waktu subuh datang, atau sekitar pukul 3 pagi.
Bagaimana Bacaan Niat Shalat Lailatul Qadar?
Niat Shalat Lailatul Qadar 2 Rakaat:
ُصَلِّى سُنَّةً لَيْلَةُ الْقَدَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatan lailatul qadari rok’ataini (imaaman/ma’muuman) lillaahi ta’ala”.
Artinya: “Aku niat shalat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat karena Allah ta’ala”.
Niat Shalat Lailatul Qadar 4 Rakaat:
أُصَلَّى سُنَّةً فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ
“Ushalli sunnatan fi lailatil qadri arba’a raka’atin mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala”.
Artinya: “Aku niat shalat sunnah Lailatul Qadar empat rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala”.
Bagaimana Tata Cara Shalat Lailatul Qadar?
Secara umum shalat malam Lailatul Qadar ini sama dengan tata shalat sunnah lainnya, dengan panduan sebagai berikut:
1. Membaca niat (2 atau 4 rakaat dalam satu kali salam)
2. Membaca Surah Al-Fatihah di rakaat pertama dan kedua
3. Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan kedua
4. Ditutup dengan salam dan membaca istighfar sebanyak 70 kali.
Doa Apa yang Dianjurkan Ketika Shalat Malam Lailatul Qadar?
Setelah menunaikan shalat sunnah Lailatul Qadar tadi, berikut doa yang bisa di lafadzkan untuk menyempurnakan ibadah.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا. يَا كَرِيمُ
“Allâhumma innaka ‘afuwwun karîm, tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annâ. Yâ karîm.” (33 kali)
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, mencintai orang yang suka memaafkan, maka maafkanlah kami.”
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَى
“Rabbighfir lî wahrhamnî wa tub ‘alayya.” (7, 17, 70, atau 100 kali)
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku, kasih sayangilah aku, dan terimalah tobatku.”
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَى وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
“Allâhumma anta rabbî lâ ilaha illâ anta khalaqtanî wa anâ ‘abduka wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu. A’ûdzu bika min syarri mâ shana’tu abû’u laka bini’matika ‘alayya wa abû’u bidzanbî faghfir li faʻinnahu lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.” (7, 11, atau 33 kali)
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji- Mu yang sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yang dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri.”
Dengan memahami tata cara shalat Lailatul Qadar ini maka bisa memaksimalkan ibadah di penghujung bulan Ramadhan dengan penuh keikhlasan, kekhusyukan, dan harapan akan ampunan dari-Nya.






