Karangasem –
Pagar, gapura rumah hingga tugu karang milik I Gusti Lanang Agung di Banjar Dinas Padang Tunggal Kauh, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, ambruk, Senin (2/2/2026). Berbagai bangunan itu ambruk akibat diguyur hujan lebat.
Kepala Dusun (Kadus) Padang Tunggal Kauh, I Wayan Agus Suliadi, mengatakan pagar yang ambruk mempunyai panjang sekitar 8 meter dan tinggi 3,5 meter. Pagar rumah itu diduga ambruk karena tidak kuat menahan derasnya air hujan yang terus mengikis bagian bawah bangunan.
“Selain penyengker, angkul-angkul dan satu bangunan palinggih juga ikut jebol,” kata Suliadi.
Material pagar rumah yang ambruk juga menutupi jalan. Walhasil, mobil maupun motor tidak bisa melintas sehingga harus mencari jalan alternatif.
Suliadi mengatakan telah melaporkan kejadian itu kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem dan berbagai pihak terkait untuk melakukan penanganan, terutama membersihkan material yang menutup jalan.
“Untuk kerugian, berdasarkan perhitungan dari pemilik bangunan diperkirakan mencapai Rp 70 juta,” ujar Suliadi.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan penanganan kejadian membutuhkan alat berat agar prosesnya bisa dilakukan lebih cepat. Kebutuhan itu berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem.
“Kami sudah koordinasi terkait alat berat tersebut dan sudah mulai penanganan, semoga secepatnya akses jalan bisa dilalui kembali,” ucap Arimbawa.






