DISCLAIMER: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Kasus percobaan bunuh diri kembali terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, Bali. Kali ini, pemuda berinisial IKM ditemukan sudah berada di lokasi dan diduga hendak melompat dari jembatan setinggi 71,14 meter itu.

Percobaan bunuh diri itu berhasil digagalkan personel Polsek Petang setelah mendapat informasi dari Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Senin (5/1/2026) malam. Pria berusia 20 tahun asal Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, itu diduga hendak ulah pati karena kesal setelah pacarnya bersama laki-laki lain.
Informasi menyebutkan, pacar IKM sempat menghubungi polisi melalui layanan 110 yang tembus ke Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai. Perempuan tersebut menyampaikan bahwa IKM sedang berada di Jembatan Tukad Bangkung, Badung.
Menerima pengaduan itu, polisi bergegas datang ke lokasi sekitar pukul 21.30 Wita. Beruntung, IKM berhasil diamankan lebih dulu oleh Bhabinkamtibmas Desa Belok/Sidan, Bripka I Ketut Wirayana.
Kapolsek Petang, AKP I Nyoman Arnaya, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan IKM datang sendirian ke jembatan itu dengan mengendarai Vespa putih tanpa pelat nomor.
“Saat diinterogasi, dia bilang emosi dan mau bunuh diri karena lihat pacarnya video call pakai fitur bagi layar dan ada foto pacarnya sama laki-laki lain,” jelas Arnaya saat dikonfirmasi infoBali, Selasa (6/1/2026).
Setelah percobaan bunuh diri itu digagalkan, IKM kemudian diajak ke Polsek Petang untuk pendataan dan pembinaan. Polisi juga langsung menghubungi keluarga IKM. Menurut Arnaya, IKM sudah dijemput keluarganya dini hari tadi atau sekitar pukul 00.10 Wita.
“Percobaan ulah pati ini sudah berhasil kami gagalkan dan yang bersangkutan sudah dijemput keluarga,” pungkasnya.
Kasus yang menimpa IKM menambah daftar kasus percobaan ulah pati di Jembatan Tukad Bangkung. Padahal, jembatan yang menghubungkan wilayah Badung dan Kintamani, Bangli, itu telah dipasangi pagar pengaman.
Terjadi delapan kali percobaan bunuh diri setelah pemasangan pagar tersebut. Enam percobaan bunuh diri sebelumnya berhasil digagalkan oleh warga setempat.
Sebelumnya, pemuda berinisial MKA juga diduga kuat mengakhiri hidupnya di jembatan tersebut. Jasad pria berusia 21 tahun itu ditemukan di dasar jurang pada Jumat (2/1/2026) pagi.
Kapolsek Petang, AKP I Nyoman Arnaya, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan IKM datang sendirian ke jembatan itu dengan mengendarai Vespa putih tanpa pelat nomor.
“Saat diinterogasi, dia bilang emosi dan mau bunuh diri karena lihat pacarnya video call pakai fitur bagi layar dan ada foto pacarnya sama laki-laki lain,” jelas Arnaya saat dikonfirmasi infoBali, Selasa (6/1/2026).
Setelah percobaan bunuh diri itu digagalkan, IKM kemudian diajak ke Polsek Petang untuk pendataan dan pembinaan. Polisi juga langsung menghubungi keluarga IKM. Menurut Arnaya, IKM sudah dijemput keluarganya dini hari tadi atau sekitar pukul 00.10 Wita.
“Percobaan ulah pati ini sudah berhasil kami gagalkan dan yang bersangkutan sudah dijemput keluarga,” pungkasnya.
Kasus yang menimpa IKM menambah daftar kasus percobaan ulah pati di Jembatan Tukad Bangkung. Padahal, jembatan yang menghubungkan wilayah Badung dan Kintamani, Bangli, itu telah dipasangi pagar pengaman.
Terjadi delapan kali percobaan bunuh diri setelah pemasangan pagar tersebut. Enam percobaan bunuh diri sebelumnya berhasil digagalkan oleh warga setempat.
Sebelumnya, pemuda berinisial MKA juga diduga kuat mengakhiri hidupnya di jembatan tersebut. Jasad pria berusia 21 tahun itu ditemukan di dasar jurang pada Jumat (2/1/2026) pagi.





