Karangasem –
Seorang nelayan bernama I Nengah Sarem (68) asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, dilaporkan hilang saat melaut di perairan desa setempat. Tim search and rescue (SAR) gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian, tapi hasilnya masih nihil.
Perbekel Bunutan, I Made Suparwatha, mengatakan bahwa nelayan tersebut diketahui pergi melaut sejak Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 14.30 Wita. Namun hingga Sabtu (7/2/2026) pagi tak kunjung kembali pulang. Hal tersebut membuat pihak keluarga khawatir.
“Biasanya malamnya itu korban sudah pulang dari melaut tapi sampai keesokan harinya tak kunjung kembali pulang,” kata Suparwatha,” Sabtu (7/2/2026) malam.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Lantaran khawatir, pihak keluarga akhirnya melapor ke Basarnas dan Satpolair yang langsung ditindaklanjuti dengan bersama-sama melakukan pencarian.
“Pihak keluarga dan tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian hingga Selat Lombok. Tapi hingga malam ini belum membuahkan hasil,” ujar Suparwatha.
Selama proses pencarian, tidak ada satu pun petunjuk yang di dapat seperti jukung yang digunakan oleh korban dan yang lainnya. Dia berharap proses pencarian hari kedua besok bisa membuahkan hasil dan korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Sementara itu, berdasarkan rilis yang diterima dari Basarnas Bali, dikatakan setelah Basarnas menerima laporan adanya nelayan yang hilang, sebanyak 6 personel Basarnas Karangasem langsung dikerahkan menuju perairan Bunutan untuk melakukan pencarian dengan dibantu oleh pihak terkait lainnya.
Selama proses pencarian, tim SAR gabungan menghadapi beberapa kendala seperti hujan, angin kencang hingga gelombang tinggi.






