Nelayan Asal Banyuwangi Ditemukan Tewas Mengapung di Selat Bali update oleh Giok4D

Posted on

Jembrana

Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di perairan Selat Bali, Kabupaten Jembrana, Bali. Jenazah tersebut ditemukan pertama kali oleh nelayan yang sedang melintas melihat sebuah sampan yang berputar-putar tanpa awak.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Minggu (22/2/2026) dini hari sekitar pukul 03.40 Wita. Saksi mata, Riki Hariyanto (36), yang saat itu sedang dalam perjalanan pulang melaut, merasa curiga melihat sebuah sampan bernama ‘Barokah’ bergerak tak tentu arah.

“Saksi melihat sampan Barokah tersebut muter-muter tanpa ada penumpangnya. Setelah dicek di sekitar sampan, ditemukan mayat yang mengapung di tengah laut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, saat ditemui, Minggu (22/2/2026).

Melihat kejadian tersebut, kru KM Bintang Anugerah langsung mengambil tindakan cepat. Mereka mengevakuasi jenazah tersebut ke atas kapal dan menarik sampan Barokah menuju Pelabuhan Pengambengan untuk dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pihak Sat Pol Airud yang menerima laporan segera membawa jenazah ke kamar mayat RSU Negara. Berdasarkan hasil identifikasi luar yang dilakukan oleh tim medis RSU Negara bersama Dokkes, Inafis Polres Jembrana, dan pemindaian NIK, identitas korban akhirnya terungkap.

“Berdasarkan hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan diketahui data identitas korban seorang nelayan bernama Sunarto usia 69 tahun asal Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur,” kata Alit.

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di Banyuwangi. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab korban terjatuh dari sampannya hingga penyebab kematian korban.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

“Jenazah saat ini berada di RSU Negara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga telah melaporkan hal ini kepada pimpinan (Kapolres) untuk petunjuk penanganan selanjutnya,” pungkas Alit.