Angin puting beliung menerjang SD di Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, (13/1/2026). Bencana itu membuat para guru dan siswa panik.
Munculnya fenomena angin puting beliung menerjang sekolah direkam oleh seorang guru. Dari video yang diperoleh infoBali, terlihat suasana yang mencekam dan kepanikan siswa dan guru berhamburan keluar menyelamatkan diri.
“Allahuakbar, Allahuakbar. La Ilaha Illallah,” ucap Fani, guru yang merekam, dilihat infoBali, Selasa.
Dalam video itu, Fani berteriak histeris melihat guncangan angin kencang yang membuat atap gedung sekolah terangkat dan nyaris ambruk. Perekam juga meminta agar aliran listrik di sekolah segera dipadamkan.
“Anak-anak jangan keluar. Segera berlindung di bawah meja,” ucap dia.
Tak berselang lama, kepanikan tak bisa dihindari. Siswa yang sempat mengamankan diri di bawah meja ruang kelas akhirnya berhamburan keluar dan diungsikan ke tempat yang lebih aman diarahkan oleh para guru.
“Keluar semua. Sembunyi di bawa meja semuanya,” kata Fani.
Kepala Desa (Kades) Labuhan Kananga, Kecamatan Tambora, Sutacim membenarkan hal itu. Dia mengungkapkan SD yang diterjang angin puting beliung adalah SD 2 Tambora yang berada di Desa Labuhan.
“Lokasi sekolah di dekat pantai,” katanya kepada infoBali.
Sutacim menyebut terjangan angin puting beliung hanya berlangsung sekitar 10 menit. Tak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian itu. Guru dan siswa hanya alami trauma berat.
“Kerusakan terjadi rata-rata di bagian atap sekolah,” imbuh dia.
