Lombok Timur –
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ingin menjadikan Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai pusat produksi bawang putih nasional. Amran menargetkan 50 ribu hektare lahan di kawasan Sembalun, Lombok Timur, NTB, ditanami bawang putih untuk program swasembada pangan.
“Kami jadikan (NTB) pusat produksi bawang putih Indonesia. Ini akan menyuplai nanti. Insyaallah kalau mampu 50 ribu hektare, minimal 20 ribu hektare ditanami bawang putih,” kata Amran saat menghadiri penanaman bawang putih perdana di Sembalun, Senin (9/2/2026).
Amran juga menargetkan Indonesia tak lagi melakukan impor bawang putih dalam jangka waktu empat tahun ke depan. Menurutnya, hal itu merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Paling lambat lima tahun, kalau bisa empat tahun, kita tidak lagi melakukan impor. Dan Pak Presiden Prabowo sudah menginstruksikan saya merealisasikan itu,” ucap Amran.
“Dan yang menarik di NTB ini produksinya 20 ton. Tadi ada yang 28 ton per hektare. Ini sangat menarik untuk kita kembangkan. Indonesia pasti bisa swasembada,” imbuhnya.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, mengeklaim berkomitmen untuk menjadikan Sembalun sebagai pusat benih bawang putih. Iqbal menargetkan 1.000 hektare lahan untuk pembenihan bawang putih di Sembalun.
“Sesuai arahan Pak Menteri, di kawasan Sembalun ini akan kami fokuskan untuk pembenihan bawang putih, sekitar 750 sampai 1.000 hektare. Kami juga diminta untuk mengidentifikasi dataran tinggi yang ada di kabupaten lain di NTB,” ujar Iqbal.






