Buleleng –
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyoroti sejumlah daerah yang mengalami kekurangan tenaga pendidik. Ia menyebut rasio guru dan murid di Indonesia sudah mencukupi. Namun, penyebaran tenaga pengajar belum merata.
“Secara nasional rasio guru dan murid kita sebenarnya sudah cukup. Problem kita adalah distribusi guru,” kata Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di Buleleng, Bali, Jumat (13/2/2026).
Abdul Mu’ti menjelaskan Kemendikdasmen sedang membahas persoalan distribusi guru tersebut dengan lintas kementerian. Termasuk bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PAN RB, Kementerian Agama, hingga Kementerian Keuangan.
“Ada daerah yang kelebihan guru, ada daerah yang kekurangan. Bahkan dalam satu daerah, ada sekolah yang kelebihan guru dan ada yang kekurangan,” kata Abdul Mu’ti.
Pemerintah, dia berujar, tengah menyiapkan skema penataan distribusi guru berbasis data. Menurutnya, pendataan ulang kebutuhan guru tersebut untuk memastikan layanan pendidikan berjalan optimal.
Diketahui, Abdul Mu’ti juga meninjau TK Aisyiyah Bustanul Athfah di Buleleng. Ia juga melakukan peresmian simbolis bantuan revitalisasi terhadap puluhan satuan pendidikan tahun 2025 yang dipusatkan di SMKN 3 Singaraja.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.






