Mataram –
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan saat sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Khususnya saat masyarakat melakukan ‘war takjil’. Salah satu kemacetan parah terjadi di Jalan Majapahit Mataram.
“Kami sudah memetakan titik-titik yang potensi peningkatan kepadatan di Mataram saat bulan suci Ramadan, khususnya jelang waktu berbuka puasa maupun selepas Tarawih,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, Zulkarwin, saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026).
“Adapun titik-titik yang kerap menimbulkan kepadatan adalah Jalan Airlangga, Jalan Majapahit, kawasan sekitar Pasar ACC Ampenan (hingga Jalan Panjitilar),” sambungnya.
Zulkarwin menuturkan, pihaknya bersama kepolisian dan TNI akan membangun pos terpadu di sejumlah titik untuk memberikan rasa aman dan meminimalisasi tingkat kemacetan selama Ramadan.
“Pada dasarnya kita siapkan pola pengamanan, biasanya kan ini terjadi ketika penjual takjil keluar, sehingga ada penumpukan aktivitas warga maupun kegiatan kawan-kawan yang ngabuburit,” terangnya.
Yusi, salah seorang pengguna jalan mengeluhkan kemacetan panjang yang diakibatkan dari maraknya PKL takjil dadakan di Jalan Majapahit.
“Parah sih macetnya, sampek 1 kilometer lebih. Kalau dibandingin sama tahun lalu, yang sekarang lebih macet dua kali lipat, bahkan lebih. Khususnya di Jalan Majapahit,” kata Lusi pada, Kamis.
Senada, Komala, pengguna jalan juga mengeluhkan hal yang sama. Khususnya di area Jalan Panjitilar, Perumnas.
“Penjual takjil di depan Pendopo Wakil Gubernur rame banget. Sampek susah kita mau lewat. Belum lagi banyaknya motor sama mobil parkir di tengah jalan, aduh,” kesalnya.
“Kami sudah mapping titik-titiknya, ada di Jalan Pancaka, dan Jalan Taliwang,” kata Kasatpol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi, saat dikonfirmasi di Mataram, Rabu (18/2/2026).
Irwan menyebut jajaran Satpol PP Mataram akan gencar melakukan razia dari satu titik ke titik lainnya, agar memberi rasa aman pada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
“(Untuk) Jam buka restorannya mulai dari pukul 16.00 sampai 04.30 Wita atau waktu sahur,” tegas Irwan.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Sambung Irwan, jam operasional restoran maupun rumah makan disarankan melakukan take away dan tidak melayani makan di tempat. “Pusat hiburan malam juga tutup, selama Ramadan,” sambungnya.






