Mau liburan ke Bali tahun 2026? Jangan cuma incar pantai, karena Kabupaten Badung sudah menyiapkan ‘amunisi’ pariwisata yang bakal bikin mata terbelalak!
Dinas Pariwisata Badung telah merilis kalender event 2026 yang isinya padat merayap dengan deretan tradisi unik hingga festival bertaraf internasional. Dijamin, Badung akan jadi magnet wisata budaya sepanjang tahun!
Tahun 2026 bakal dibuka dengan ritual unik yang erat kaitannya dengan penghormatan terhadap alam dan hewan, sebagaimana dikutip infoBali pada data Dinas Pariwisata Badung. Siap-siap catat tanggalnya!
Tumpek Kandang berasal dari kata kandang atau rumah binatang. Upacara ini didedikasikan untuk menjaga keharmonisan antara hewan dengan manusia, khusus untuk di Uluwatu upacara ini dilaksanakan dengan acara memberi makan monyet yang juga melibatkan wisatawan dengan pakaian adat.
Lokasi: Kawasan Luar Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung
Megegobog artinya membuat suara ribut yang dinyanyikan sehari sebelum hari raya nyepi. Ritual ini dilakukan di Jimbaran oleh pemuda setempat dimana saat ritual mereka dibagi menjadi 3 kelompok dan berjalan ke tiga arah dengan diiringi lagu-lagu daerah dan bertemu di satu titik untuk saling melempar api dan dilanjutkan dengan pertunjukan seni dan budaya daerah.
Lokasi: Banjar Taman Griya, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung
Tradisi unik yang dilakukan oleh 2 kelompok di Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Mengwi, dengan atraksi seperti tarik tambang menggunakan sarana akar tanaman yang tumbuh menjalar di kuburan desa setempat. Tujuan dari tradisi ini untuk mohon keselamatan dan anugerah Tuhan serta menanamkan nilai persatuan dengan sesama.
Lokasi: Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung
Tradisi Mebuug-Buugan merupakan permainan rakyat dengan menggunakan media lumpur yang berasal / berada di kawasan atau area tertentu sebagai sarana permainan. Perayaan tradisi ini memiliki tujuan memohon anugerah kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) agar umat manusia diberikan kesejahteraan dan keselamatan lahir batin.
Lokasi: Desa Adat Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung
Tradisi unik yang dilakukan oleh warga setempat dengan sarana tongkat panjang yang berjumlah puluhan hingga ratusan membentuk formasi layaknya piramid yang menjulang tinggi. Nama mekotekan diambil dari suara tek tek tek yang berasal dari ujung tongkat yang saling bertemu.
Lokasi: Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung
Beachwalk Kuta Fest, sebuah festival tahunan yang diselenggarakan di kawasan ikonik Beachwalk Shopping Center. Dengan latar Pantai Kuta yang memukau, festival ini dirancang sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya lokal dan semangat pesisir yang dinamis.
BBTF adalah pameran perjalanan internasional terkemuka di Indonesia. Acara ini bertujuan mempertemukan produk pariwisata Indonesia secara global dengan mengundang operator tur ke seluruh dunia sebagai pembeli dan menghubungkan mereka dengan pemasok pariwisata sebagai penjual.
Jalan Prof. Moh. Yamin No. II TX, Sumerta Kelod, Denpasar Selatan, Bali 80235
Festival tengah tahun yang menggabungkan beragam kegiatan seni, olahraga, seminar, serta pemberdayaan UMK/UMKM. Acara ini tidak hanya melibatkan seniman dan masyarakat lokal, tetapi juga menggandeng pelaku-pelaku pariwisata lainnya.
Lokasi: Jalan Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung
Festival Sangeh merupakan sebuah festival tahunan yang diselenggarakan di daya tarik wisata (DTW) Alas Pala Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung. Festival ini dirancang untuk melestarikan dan menumbuhkan kreativitas generasi muda masyarakat Sangeh khususnya pelestarian adat, seni, dan budaya.
Lokasi, Halaman DTW Alas Pala Sangeh, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung
Taman Ayun Barong Festival adalah ajang seni budaya tahunan di Pura Taman Ayun, Mengwi, Kabupaten Badung yang menampilkan kesenian Barong dan Mekanang (Ngurek) Tegal. Festival ini terbagi dalam kategori regenerasi untuk menyaring bakat muda dan regenerasi bagi seniman berpengalaman. Tujuannya untuk melestarikan warisan budaya, mendorong regenerasi seniman, serta memperkuat identitas budaya Bali. Selain menjadi ruang pembinaan, festival ini juga menarik wisatawan, sekaligus memperkuat posisi Pura Taman Ayun sebagai situs warisan dunia UNESCO dan ikon budaya Kabupaten Badung.
Lokasi: Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung.
Mempertemukan dua kelompok pemuda yang berasal dari dua banjar. Mereka melakukan ritual saling menyerang menggunakan api berasal dari sabut kelapa yang dibakar. Tradisi Siat Geni termasuk seni pertunjukan dalam perayaan-perayaan adat (tetarik) masyarakat Tuban Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, Bali. Tradisi Siat Geni terdiri atas 3 (tiga) kata: Tradisi (Kebiasaan Turun Menurun), Siat (Bertarung), dan Geni (Api).
Lokasi: Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Badung, Bali
Tradisi ini mirip sebuah permainan, sebab masyarakat setempat berkumpul di depan tempat suci dan membagi diri mereka menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok disediakan tipat dan bantal sebagai senjata. Dengan irama tetabuhan (gamelan), mereka saling melempari kelompok yang lain.
Lokasi: Pura Desa Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung
Festival tengah tahun yang menggabungkan beragam kegiatan seru, olahraga, seminar, serta pemberdayaan UMKM. Acara ini tidak hanya melibatkan seniman dan masyarakat lokal, tetapi juga menggandeng pelaku-pelaku pariwisata lainnya.
Lokasi: Jalan Pantai Pandawa, Kutuh, Kec. Kuta Selatan, Badung
Selain agenda tadi, Kabupaten Badung juga masih punya destinasi unggulan lainnya Badung, meliputi:
– Pura Taman Ayun
– Sangeh Monkey Forest
– Air Terjun Nungnung
– Taman Mumbul
– Pura Luhur Uluwatu
– Water Blow
– Pantai Labuan Sait
– Pantai Pandawa
Dengan agenda yang sudah dipublikasikan Dinas Pariwisata Badung ini, tahun 2026 adalah momen terbaik untuk mengeksplorasi Badung lebih dalam, jauh dari sekadar sunset dan surfing. Pastikan Anda mengecek ulang jadwal dan lokasi untuk pengalaman liburan yang maksimal!






