Dinas Perhubungan (Dishub) Bali mencatat sebanyak 235.540 kendaraan keluar-masuk Bali saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Berdasarkan data tersebut, di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, total kendaraan masuk sebanyak 100.327 kendaraan. Justru lebih banyak kendaraan yang keluar Bali daripada masuk Bali, lebih dari 113 ribu kendaran.
Kendaraan yang masuk sejak 18 Desember mencapai 7 ribu kendaraan. Namun, menjelang Hari Raya Natal, 22-24 Desember, mengalami penurunan 6 ribu penumpang per hari.
Kemudian, pada 25 Desember kembali meningkat hingga 7 ribu penumpang sampai dengan 28 Desember. Akan tetapi, menjelang Tahun Baru jumlah kendaraan justru menurun cukup signifikan 3 ribu kendaraan sampai 31 Desember. Namun, jumlah tersebut kembali naik pada awal tahun sebanyak 5-6 ribu penumpang.
Lebih lanjut, jumlah kendaraan yang keluar lebih banyak yaitu 113.240 kendaraan. Catatan Dishub Bali, kendaraan yang keluar Bali rata-rata 5-7 ribu per hari. Bahkan, setelah Hari Raya Natal tercatat sebanyak 8 ribu kendaraan.
Di Pelabuhan Padangbai, tidak terlihat lonjakan kendaraan baik yang keluar maupun masuk Bali. Kendaraan yang masuk melalui Padangbai hanya 12.781 kendaraan dan keluar sebanyak 9.192 kendaraan.
“Secara umum jumlah kendaraan yang masuk Bali selama periode Nataru sampai tanggal 2 Januari masih naik sedikit,” kata Kepala Dinas Perhubungan Bali, I Kadek Mudarta, kepada infoBali, Minggu (4/1/2026).
Mudarta menyebut tren arus balik libur Nataru sudah mulai terlihat sejak 2 Januari 2026. “Yang darat sebagian sudah mulai keluar Bali sejak tanggal 2 Januari,” tandasnya.






