Lombok Barat –
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Realisasi investasi di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 1,3 triliun. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 1,19 triliun.
“Dari Rp 1,19 triliun yang kami targetkan, terlampaui Rp 1,3 triliun. Capaiannya sekitar 114 persen,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Lombok Barat, Hery Ramadhan, Jumat (30/1/2026).
Hery mengungkapkan penyumbang terbesar investasi di Lombok Barat ditempati bisnis properti seperti perumahan dan perhotelan. Sektor properti tersebut tersebar di wilayah Gunungsari, Narmada, Lingsar, Sekotong, dan Batu Layar.
Menurut Hery, capaian investasi tersebut didominasi oleh Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan total nilai Rp 1 triliun. Kondisi tersebut juga tidak jauh berbeda dengan realisasi tahun sebelumnya.
“Ada Penanam Modal Asing (PMA), tapi sekitar Rp 300 miliar,” imbuhnya.
Hery mengatakan capaian investasi tahun lalu ditetapkan menjadi target investasi pada tahun 2026. Ia optimistis target investasi tahun ini dapat tercapai dengan dipermudahnya pelayanan perizinan di Lombok Barat.
