Kunjungan wisatawan domestik ke Bali selama libur akhir tahun 2025 tercatat mengalami penurunan sebanyak 4.784 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, wisatawan mancanegara justru meningkat hingga 4 persen.
“Untuk kedatangan masyarakat ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai dari tanggal 18 sampai 30 Desember, jika dibandingkan tahun 2024 dan 2025, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 934.907 orang, sedangkan 2025 sebanyak 930.123 orang. Artinya turun sekitar 0,5 persen,” ujar Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya saat melaksanakan video conference bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan stakeholder lainnya di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Badung, Selasa (31/12/2025).
Meski demikian, Daniel menyebut terdapat peningkatan pada jumlah kedatangan wisatawan asing. Pada periode yang sama, jumlah kedatangan internasional justru mengalami kenaikan.
“Kalau kita lihat, dari jumlah tersebut yang datang dari internasional justru lebih banyak. Tahun 2024 sebanyak 286.976 orang dan tahun ini meningkat menjadi 298.490 orang atau naik sekitar 4 persen,” jelasnya.
Sebaliknya, kedatangan penumpang domestik melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai justru mengalami penurunan. Pada 2024, jumlah kedatangan domestik tercatat 219.713 orang, sementara 2025 turun menjadi 211.454 orang.
Daniel juga menyoroti adanya fenomena berbeda dalam pergerakan masyarakat menuju Bali. Meskipun terjadi penurunan pada jalur udara, pergerakan masyarakat melalui jalur darat justru mengalami peningkatan signifikan.
“Ada kekurangan dalam kedatangan penerbangan di Bandara Ngurah Rai. Namun, pergerakan masyarakat melalui Pelabuhan Gilimanuk justru mengalami kenaikan,” ungkap Daniel.
Bahkan, Daniel menyebut lonjakan signifikan terjadi pada beberapa hari tertentu. Pada 26 Desember, peningkatan pergerakan di Pelabuhan Gilimanuk mencapai 50 persen, dan kembali meningkat hingga 60 persen pada 29 Desember.
“Sehingga kalau ditotal, masuknya wisatawan ke Bali sebenarnya mengalami peningkatan. Bedanya, peningkatan terjadi melalui jalur darat, sementara jalur udara mengalami penurunan,” tegasnya.
Data tersebut menjadi salah satu dasar bagi Polda Bali bersama instansi terkait dalam menyusun strategi pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.






