Koster Ungkap Banyak WNA Mengira Bali Sebuah Negara

Posted on

Denpasar

Gubernur Bali, Wayan Koster mengungkapkan hingga kini masih banyak orang asing yang mengira Bali merupakan sebuah negara bukan, bukan bagian dari Indonesia. Ia mengaku sering menjumpai anggapan keliru tersebut saat berinteraksi dengan warga negara asing (WNA).

“Di mana-mana saya temui, masih ada yang mengira Bali itu negara, bukan bagian dari Indonesia,” ujar Koster saat pelantikan Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bali, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, persepsi ini muncul karena Bali telah lama dikenal sebagai destinasi wisata dunia dengan keindahan alam, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakatnya. Popularitas Bali bahkan telah dikenal sejak lama, salah satunya melalui tulisan salah satu penulis asal Meksiko pada 1935 yang memperkenalkan ke kancah internasional karena terkesan dengan budaya dan kehidupan masyarakat Bali.

Menurutnya, daya tarik Bali yang sangat kuat menjadikan banyak orang asing yang merasa memiliki kedekatan emosional dengan pulau dewata. Bahkan, tidak sedikit warga negara asing yang ingin menghabiskan masa tua di Bali dan mengakhiri hidup di Bali.

Namun, Koster menyampaikan bahwa citra Bali memiliki sebuah hambatan. Yaitu diibaratkan wajah cantik yang mulai tertutup riasan berlebih akibat berbagai persoalan mulai dari kemacetan, sampah, hingga tekanan pariwisata.

“Ibarat wajah yang cantik, sekarang mulai tertutup riasan. Harus dirawat agar kecantikannya kembali seperti dulu,” ungkap Koster.