Koster soal Banjir Bali Hari Ini: Belum Ada yang Perlu Dievakuasi

Posted on

Denpasar

Gubernur Bali Wayan Koster merespons soal banjir yang melanda beberapa wilayah di Bali seperti Denpasar dan Badung pada Selasa (24/2/2026). Menurutnya, penyebab banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi sejak tiga hari yang lalu.

“Karena dari Sabtu yang lalu hujannya tak henti. Dari pagi sampai malam, dari malam sampai pagi,” kata Koster saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, Selasa (24/2/2026).

Koster mengatakan BPBD telah mengatasi seluruh persoalan banjir di beberapa titik. Terlebih, sudah ada alat pendeteksi dini banjir di Sungai Badung.

Ia juga mengingatkan kepada warga agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas, mengingat cuaca di Bali sedang ekstrem.

“Kalau nggak perlu sekali hindari bepergian yang jauh, apalagi ada jalur atau daerah rawan banjir,” ujar Koster.

Koster mengaku belum menerima informasi wisatawan dievakuasi di sejumlah titik banjir. “Dari pemantauan BPBD belum ada yang perlu dievakuasi,” sambung dia.

“Belum ada (dievakuasi),” tandasnya.

Diketahui sejumlah wilayah di Denpasar dan Badung tergenang banjir, seperti di Bypass Ngurah Rai simpang Dewa Ruci, Jalan Dewi Sri, Jalan Gurita, Jalan Gunung Athena, dan Pura Demak.

Seperti banjir yang menerjang di Jalan Bumiayu, Sanur, Selasa (24/2/2026). Sebanyak 25 orang, baik warga maupun tamu penginapan, dievakuasi oleh tim SAR Polda Bali menggunakan kano dan perahu karet. Beberapa turis asing tampak mendokumentasikan proses evakuasi, menyapa petugas, hingga berbincang di tengah genangan air.

Salah satu turis asal Australia, Mick, mengaku peristiwa serupa bukan kali pertama ia alami saat berlibur ke Bali pada musim hujan.

“Hujan deras semalam, apa lagi yang bisa kami lakukan? Saya sudah ke sini beberapa kali dalam dua tahun saat musim hujan. It is what it is,” tuturnya ketika berjalan menembus genangan air di Jalan Bumiayu.

Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap warga yang rumahnya terdampak banjir.

“I feel sorry, kasihan. Semua rumah di Sanur tergenang air, kasihan mereka semua,” ucapnya.

Meski demikian, Mick menegaskan tetap mencintai Bali. Ia bahkan sempat melontarkan candaan terkait hujan yang turun.

“It’s all my fault, maafkan aku, karena beberapa hari lalu matahari bersinar cerah, aku sampai sunburn, lalu pakai sunscreen, lalu menggantungkannya di tas, saat itu juga langsung hujan, hujan, hujan. Maaf, aku tidak serius,” gurau Mick.