Denpasar –
Gubernur Bali Wayan Koster memanggil Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara untuk membahas percepatan pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik (PSEL). Rapat berlangsung tertutup selama kurang lebih tiga jam.
“Pertama, kami membahas untuk percepatan pelaksanaan PSEL,” kata Jaya Negara seusai rapat bersama Koster di Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/2/2026).
PSEL rencananya dibangun di lahan seluas 6 hektare milik Pelindo. Teknologi tersebut akan dimanfaatkan oleh Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung dalam penanganan sampah.
Jaya Negara menyebut volume sampah Denpasar belum dapat memenuhi target volume sampah PSEL yang harus mengelola minimal 1.200-1.500 ton sampah per hari. Walhasil, pengoperasian PSEL tersebut berkolaborasi dengan Pemkab Badung.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Denpasar itu kesiapannya hanya 800 ton (sampah) per hari,” jelas Jaya Negara.
Sementara itu, Bupati Badung Adi Arnawa mengatakan berbagai upaya dan skema akan dilakukan untuk mengatasi persoalan sampah menyusul rencana penutupan TPA Suwung. Ia mendorong masyarakat agar dapat menangani sampah secara mandiri, misalkan dengan melakukan pemilahan dari sumber.
“Walaupun memang cukup berat, tapi coba kami upayakan,” ucap Adi.






