Buleleng –
Gubernur Bali Wayan Koster berjanji akan memberikan insentif bagi pecalang di seluruh desa adat Bali. Koster menegaskan peran pecalang sangat besar dalam menjaga keamanan, ketertiban, hingga kelancaran berbagai kegiatan adat dan pemerintahan.
“Pecalang ini kontribusinya besar sekali. Kita akan memberikan perhatian khusus melalui desa adat,” kata Koster, saat bertemu dengan pecalang di Desa Adat Buleleng, Sabtu (7/2/2026).
Saat ini, desa adat di Bali telah menerima bantuan dana Rp 300 juta per tahun. Namun, Koster menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali masih menghitung skema tambahan anggaran khusus untuk insentif pecalang.
“Kalau tahun ini belum bisa karena anggarannya belum cukup. Mudah-mudahan tahun 2027, atau paling lambat 2028, sudah bisa direalisasikan,” ujarnya.
Koster mengungkapkan rencana pemberian insentif sebesar Rp 50 juta per desa adat untuk mendukung pecalang. Dengan jumlah sekitar 1.500 desa adat di Bali, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 75 miliar per tahun.
“Kalau 1.500 desa adat ditambah Rp 50 juta, itu sudah Rp 75 miliar. Ini sedang kami programkan dan sudah didiskusikan dengan para pihak,” jelasnya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Ia mengakui selama ini pecalang kerap dilibatkan dalam berbagai kegiatan tanpa memikirkan soal honor. Bahkan, menurutnya, pecalang tetap bekerja dengan penuh semangat meski hanya berbekal konsumsi sederhana.
“Mohon maaf, saya sebagai gubernur beberapa kali melibatkan pecalang, cepat bergerak dan tidak mikir soal honor. Kadang hanya modal nasi jinggo, tapi semangatnya luar biasa. Kalau pecalang sudah kumpul se-Bali, itu ‘tenget’, Bali jadi kuat,” tegas Koster.
Meski demikian, Koster meminta masyarakat memahami prioritas pembangunan saat ini. Pemprov Bali masih fokus menyelesaikan persoalan infrastruktur, terutama perbaikan jalan dan kemacetan.
“Sekarang banyak pekerjaan besar. Jalan harus diperbaiki supaya tidak ribut terus soal jalan rusak dan macet. Infrastruktur Bali harus bagus,” ujarnya.
Koster memastikan setelah kebutuhan infrastruktur utama terpenuhi, program insentif pecalang akan direalisasikan.
“Kalau itu sudah selesai, pasti ini terlaksana. Jadi ini soal waktu saja,” pungkasnya.






