Konsumsi BBM di Jatimbalinus Diproyeksi Naik 19% Pas Ramadan hingga Lebaran

Posted on

Denpasar

Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) diproyeksi meningkat 11,9% selama Ramadan hingga Lebaran 2026. Proyeksi itu dikeluarkan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi tersebut. Satgas RAFI mulai bertugas sejak 9 Maret hingga 1 April 2026.

“Proyeksi konsumsi BBM selama periode satgas ini diperkirakan meningkat sekitar 11,9% dari rata-rata normal 18.430 KL/hari untuk Gasoline dan untuk Gasoil turun sekitar 9,8% dari konsumsi normal 8.805 KL/hari seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang,” ujar Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Kamis (12/3/2026).

Selain BBM, Pertamina juga memproyeksikan peningkatan kebutuhan energi rumah tangga selama Ramadan hingga Idul Fitri sebesar 7,3%

Selain BBM, konsumsi kebutuhan rumah tangga khususnya minyak tanah (mitan) juga diperkirakan meningkat sebesar 7,3% dari normal harian 375 KL/hari. Konsumsi liquified petrolium gas (LPG) juga diperkirakan meningkat 3,5% dari normal harian 6.567 MT/hari.