Sumbawa –
Pria berinisial M alias A (42) nekat menghabisi nyawa tetangganya inisial AS alias L (55) di Dusun Marga, Desa Marga Karya, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). M diduga kesal lantaran AS mengintip dan memamerkan kemaluan saat adik perempuannya mandi.
“Kejadiannya beberapa hari yang lalu. Terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu Andy Nur Rosihan Alfajri, dikonfirmasi, Minggu (8/2/2026).
Andy Nur menuturkan penganiayaan itu terjadi pada Selasa (3/2) pagi. Menurutnya, M yang baru saja pulang dari sawah melihat AS duduk sendirian di depan emperan kios. M kemudian pulang ke rumahnya untuk mengambil sebilah parang. Tak lama kemudian, M kembali ke lokasi.
“Tempat kejadian perkara (TKP) tak jauh dari rumah M dan AS. Kebetulan keduanya ini adalah tetangga dekat,” ujar Andy.
“Karena tersulut emosi, M tanpa basa-basi langsung menyerang dan menebas kepala AS menggunakan parang hingga terjatuh,” imbuhnya.
Menurut dia, M berulang kali menebas AS meski sudah dalam posisi terjatuh. Hal itu mengakibatkan AS mengalami luka serius pada kepala.
“Korban meninggal dunia di tempat karena pendarahan hebat akibat luka serius di kepalanya,” kata Andy.
Setelah melakukan penganiayaan hingga AS tewas, M lantas menyerahkan diri ke Mapolsek Moyo Hulu. M lalu digiring ke Mapolres Sumbawa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Saat ini, M dan barang bukti berupa sebilah parang dengan panjang 46,5 sentimeter sudah di Mapolres Sumbawa,” imbuhnya.
Saat diinterogasi polisi, M mengaku sakit hati terhadap perbuatan AS. M tidak terima setelah mendengar cerita adik perempuannya yang menyebut AS melakukan pelecehan seksual.
“Motifnya dilatarbelakangi rasa sakit hati. Korban diduga mengintip adik perempuan pelaku saat mandi hingga memamerkan kemaluan,” ujar Andy Nur.
Menurut Andy Nur, keluarga besar M sempat melaporkan dugaan pelecehan itu kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Sebasang, Kecamatan Moyo Hulu. Bahkan, Pemdes setempat hendak menggelar mediasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Belum sempat dimediasi, M memilih jalan sendiri dengan melakukan kekerasan terhadap AS hingga meninggal dunia,” pungkasnya.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.






