Kemarahan Ridwal Kamil gegara Super Air Jet Delay Berjam-jam di Bandara Bali

Posted on

Video Ridwan Kamil (RK) memarahi petugas Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, viral di media sosial. Bekas gubernur Jawa Barat itu kesal lantaran pesawat Super Air Jet rute Denpasar-Cengkareng yang akan ditumpanginya delay berjam-jam.

Berdasarkan video yang beredar, RK menilai petugas bandara yang ditemuinya tidak memberikan solusi atas lamanya penundaan pesawat tersebut. Ia pun meminta bertemu langsung dengan atasan petugas di Bandara Ngurah Rai itu.

“Bilang, Pak Ridwan mau bicara, nanti kan keluar jawabannya ‘saya tidak mau bicara’. Selesai,” ujar RK kepada petugas bandara tersebut.

Sejumlah penumpang yang terdampak keterlambatan penerbangan itu juga mendesak meminta penjelasan langsung dari General Manager (GM) Bandara Ngurah Rai. Selain dipaksa menunggu lama dari malam hingga dini hari, mereka juga mengeluhkan fasilitas bandara seperti AC yang dimatikan.

“Pihak bandara maupun airlines tidak solutif,” ujar RK.

Maskapai Super Air Jet pun buka suara setelah layanan penerbangan mereka diprotes Ridwan Kamil. Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu.

“Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan pengguna layanan penerbangan IU-745 dari Bali menuju Jakarta yang dijadwalkan pada 11 Juli 2025 dengan 172 pelanggan,” kata Ari dalam keterangannya, Sabtu (12/7/2025).

Menurut Ari, penerbangan rute Denpasar-Cengkareng yang hendak ditumpangi RK dan para penumpang itu dijadwalkan ulang lantaran alasan operasional. Ia menyebut maskapai perlu melakukan penyesuaian rotasi pesawat dari rute-rute sebelumnya.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan berjalan secara aman dan nyaman sesuai standar yang berlaku,” imbuh Ari.

Ari mengakui situasi itu telah berdampak pada kenyamanan pelayanan untuk penumpang. Dia menegaskan maskapainya terus berkomitmen memberikan layanan terbaik.

“Super Air Jet terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan dan memastikan pengalaman terbang aman dan nyaman di setiap perjalanan,” terang Ari.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, juga buka suara terkait penundaan penerbangan yang dialami Ridwan Kamil. Syaugi menjelaskan penerbangan tersebut ditunda karena pesawat Super Air Jet nomor IU 744 sebelumnya datang terlambat dari Cengkareng.

“Penerbangan IU 744 dijadwalkan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pukul 20.45 Wita (Jumat, 11/7), tapi realisasinya mendarat pukul 01.56 dini hari Sabtu (12/7),” ujar Syaugi, Sabtu.

Syaugi menjelaskan penerbangan belum bisa dilakukan karena masih ada proyek pengaspalan atau overlay pada runway bandara. Ia mengakui pihak maskapai Super Air Jet sempat mengajukan permintaan agar pesawat yang akan ditumpangi RK lepas landas sesuai jadwal.

“Pihak Super Air Jet mengajukan permohonan untuk dapat memberangkatkan penerbangan IU 745 pada pukul 03.00 Wita, tapi tidak dapat dipenuhi karena sudah masuk dalam periode pelaksanaan pekerjaan perawatan runway,” imbuhnya.

Syaugi menegaskan pekerjaan tersebut dilakukan untuk menambah kualitas dan kuantitas kekuatan runway. Menurutnya, pekerjaan itu juga demi menjamin keselamatan serta keamanan penerbangan.

“Selama pekerjaan berlangsung, kegiatan take off dan landing dihentikan sementara. Sehingga, Super Air Jet tidak memungkinkan untuk melanjutkan penerbangannya menuju Cengkareng,” jelas Syaugi.

Penumpang yang terkena imbas delay pesawat tersebut baru bisa diberangkatkan ke Cengkareng pada Sabtu pagi. Syaugi menuturkan para penumpang yang terdampak telah mendapatkan kompensasi berupa konsumsi, penginapan, dan layanan antar jemput ke bandara

Super Air Jet Minta Maaf

Ada Pengaspalan di Runaway Bandara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *