Kapolda Bali Ingatkan Anggotanya Layani Masyarakat Cepat dan Humanis

Posted on

Denpasar

Kapolda Bali Daniel Adityajaya kembali menekankan ke jajarannya untuk memberikan pelayanan maksimal, profesional dan humanis ke masyarakat. Dengan begitu, kepercayaan publik akan meningkat.

Dalam apel jam pimpinan di halaman depan Mapolda Bali, Senin 9 Maret 2026, Daniel menegaskan kembali keberadaan Polri pada hakikatnya adalah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Seorang anggota Polri tidak boleh merasa berada di atas masyarakat, melainkan harus menempatkan diri di bawah, dengan sikap rendah hati, siap membantu, serta hadir memberikan solusi bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Sebagai anggota kepolisian, kita adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, kita harus benar-benar memposisikan diri sebagai pelayan. Jangan pernah merasa berada di atas masyarakat. Tempatkan diri kita di bawah, karena tugas kita adalah melayani masyarakat dengan tulus, profesional, dan humanis,” tegasnya.

Daniel juga menekankan bahwa pelayanan yang baik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang sikap empati, komunikasi yang santun, serta kehadiran polisi yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Dengan komitmen tersebut, diharapkan seluruh jajaran Polda Bali semakin dekat dengan masyarakat, membangun kepercayaan publik, serta menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan selalu hadir sebagai solusi di tengah kehidupan masyarakat.

Polda Jamin Keamanan Nyepi dan Idul Fitri

Memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Polda Bali melaksanakan apel kesiapan personel di halaman depan Mapolda Bali, Senin (9/3/2026).

Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini merupakan langkah proaktif Polri dalam mengantisipasi potensi kerawanan keamanan di Pulau Dewata pada hari-hari besar keagamaan.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Bali, Kombes Soelistijono dalam arahannya mengatakan KRYD ini digelar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

“Kegiatan ini dilaksanakan melalui peningkatan patroli di sejumlah titik rawan, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, serta pemeriksaan kendaraan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas,” ujar Karo Ops Polda Bali.

“Selain itu, personel juga melakukan kegiatan preventif dan preemtif dengan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” sambungnya.

Soelistijono juga menyebut langkah ini merupakan bentuk komitmen Kepolisian Daerah Bali dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melaksanakan rangkaian ibadah dan perayaan hari besar keagamaan di Bali.