Lombok Barat –
Kapasitas air yang didistribusikan PT Air Minum Giri Menang (AMGM) telah mencapai batas maksimal 1.500 liter per detik. Dengan angka tersebut, jumlah pelanggan yang bisa dilayani diperkirakan maksimal sampai 150 ribu.
Direktur Umum (Dirut) PT AMGM, Sudirman, mengungkapkan mentoknya kapasitas tersebut disebabkan debit air yang tidak bertambah selama enam tahun terakhir. Di sisi lain, Sudirman mengakui warga Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat yang ingin mengajukan sambungan air terus bertambah.
“Karena memang ini jumlah air selama enam tahun ini belum ada penambahan. Sedangkan pelanggan tetap bertambah,” ujar Sudirman, Selasa (3/3/2026).
Sudirman mengatakan penambahan debit air memerlukan perluasan jaringan. Namun, dia berujar, perluasan jaringan itu memerlukan biaya yang sangat besar. Ia menyebut PT AMGM saat ini belum mampu mendanai perluasan jaringan itu secara mandiri.
Meski begitu, PT AMGM sudah menyiapkan skema untuk mengatasi mentoknya kapasitas air tersebut. Termasuk dengan menaikkan tarif untuk pelanggan kelas menengah atas.
Selain itu, Sudirman melanjutkan, PT AMGM juga sudah bekerja sama dengan pengembang untuk membangun ground tank baru. Bangunan itu nantinya berfungsi menampung sisa debit air tengah malam agar bisa disalurkan pada hari berikutnya.
Sudirman mengatakan adanya ground tank tersebut mencukupi untuk memberikan sambungan air terhadap pelanggan baru. Ia mengeklaim hal itu juga membantu menambah tekanan air ketika waktu puncak pemakaian.
“Sisa debit air itu biasanya ada di tengah malam. Walaupun hanya sedikit, air di tengah malam itu kami tampung untuk kami dorong pada jam-jam puncak (pemakaian),” jelasnya.
