Lombok Timur –
Kapal nelayan yang mengangkut lima anak buah kapal (ABK) terbalik dihantam gelombang di perairan Kaliantan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Satu orang dinyatakan hilang dalam insiden tersebut.
Koordinator Pos SAR Kayangan, Muhammad Darwis, mengungkapkan insiden kapal terbalik itu terjadi sekitar pukul 17.30 Wita pada Jumat (5/3). Menurutnya, satu ABK yang dilaporkan hilang terbawa arus setelah kapal yang ditumpanginya terbalik.
“Kami mendapat laporan kejadian melalui anggota Polairud Lombok Timur, Baidullah,” kata Darwis dalam keterangannya, Jumat malam.
Darwis menerangkan kapal tersebut terbalik saat dalam perjalanan pulang dari perairan Kaliantan menuju Labuan Lombok, Kecamatan Kayangan, Lombok Timur. “Kapal dihantam gelombang dari arah belakang hingga kapten kapal tidak dapat mengendalikannya dan akhirnya terbalik dan semua ABK tenggelam,” ujarnya.
Empat dari lima ABK yang berada di atas kapal tersebut berhasil selamat. Sementara itu, satu orang bernama Amirudin (50) warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, masih dalam pencarian.
“Tim Rescue Pos SAR Kayangan diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan,” imbuhnya.
Hingga Jumat malam, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan keberadaan korban. Darwis mengatakan operasi pencarian akan kembali dilanjutkan hari ini.






