Manggarai Barat –
Cuaca buruk menyebabkan sebuah kapal nelayan mengalami mati mesin di perairan Pulau Seraya, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/3/2026) sore. Empat nelayan berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan kapal nelayan itu sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo dengan tujuan Pulau Seraya. Cuaca buruk terjadi saat kapal nelayan itu tiba di Pulau Seraya sehingga terjadi insiden pipa minyak patah hingga mengalami mati mesin. Nakhoda kapal kemudian minta pertolongan kepada Kantor Pos SAR Labuan Bajo.
“Informasi dari nakhoda kapal bahwa kondisi cuaca buruk dan kapal mati mesin karena pipa minyak patah dan tidak bisa diperbaiki sehingga tidak bisa melanjutkan pelayaran,” kata Fathur, Kamis (5/3/2026) pagi.
Empat nelayan kapal itu bernama Epi Fanus Sebo, Hironimus Paga, Yohanes Dama, dan Dami Anus Gaga. Mereka dievakuasi ke Labuan Bajo. “Ya betul (selamat),” ujar Fathur.
Operasi SAR itu melibatkan personel Pos SAR Manggarai Barat, TNI AL Manggarai Barat, KSOP Manggarai Barat, Polairud Polda NTT, dan KKP Labuan Bajo.






