Manggarai Barat –
Kakek inisial SS (80) yang diduga memerkosa dua siswi kelas satu sekolah dasar (SD) berusia enam tahun di Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tiba-tiba sakit hingga nyaris pingsan saat diperiksa polisi. Pemeriksaan dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat
“Pemeriksaan pertama, baru enam pertanyaan malah sakit. Hampir pingsan. Hampir jatuh dari kursi,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, Jumat (6/3/2026).
Penyidik Satreskrim Polres Manggarai Barat juga pernah memeriksa SS di rumahnya pada 3 dan 4 Maret 2026. SS saat itu diperiksa dalam kondisi berbaring.
“Kesehatannya sedang tidak baik. Pemeriksaan pertama di polres, tetapi baru enam pertanyaan sudah pusing. Pemeriksaan kedua di rumah, tetapi sambil tiduran,” jelas Lufthi.
Lufthi belum bisa mengungkap hasil pemeriksaan SS. Polisi masih melengkapi alat bukti yang lain.
Diberitakan sebelumnya, kakek inisial SS di Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, NTT, diduga memerkosa dua siswi kelas satu SD berusia enam tahun. Pria berusia 80 tahun itu melancarkan aksi bejatnya dengan iming-iming uang kepada masing-masing korban.
SS diduga melakukan aksinya di rumahnya pada Selasa (17/2/2026) siang. SS kemudian dilaporkan ke Polres Manggarai Barat pada Rabu (18/2/2026) malam setelah korban menjalani visum.
“Lansia berinisial SS dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan tindakan asusila terhadap dua anak perempuan yang masih duduk di bangku kelas satu SD,” kata Kapolsek Sano Nggoang, Ipda Risbel Pandiangan.






