Kakek di Kupang Hilang Diduga Terseret Banjir Saat ke Kebun

Posted on

Kupang

Kakek bernama Yohanis Bureni (81) dilaporkan hilang saat pergi ke kebunnya di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga saat ini tim SAR belum menemukan Yohanis.

“Korban belum ditemukan. Kami masih menyisir sungai yang diduga korban terseret banjir,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Mexianus Bekabel, kepada, Kamis (5/2/2026).

Mexianus menjelaskan kejadian itu bermula saat Yohanis pergi ke kebunnya pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Beberapa saat kemudian, seorang warga melihatnya di pinggir Sungai Totgom, yang tak jauh dari kebun.

Hingga sore, Yohanis tak kunjung pulang. Keluarga bersama warga setempat berupaya mencarinya di sekitar kebun dan Sungai Totgom, tapi tak ditemukan. Akhirnya, keluarga melaporkan kejadian itu Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang pada Senin (2/2/2026) pagi, untuk dilakukan pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, 9 anggota tim rescue langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan dua unit rescue car jenis D-Max serta dilengkapi dengan peralatan SAR pendukung guna melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Dalam pencarian itu, tim SAR gabungan menyisir di sekitaran lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini pun hasilnya masih nihil. Pencarian hari ini juga, melibatkan BPBD Kabupaten Kupang, Polsek Amarasi, serta masyarakat dan keluarga korban.

“Tadi pagi sekitar pukul 07.00 Wita juga, anggota masih mencari korban. Semoga segera ditemukan,” jelas Mexianus.