Denpasar –
I Gede Ari Astina atau Jerinx SID angkat bicara terkait ramainya pembahasan Epstein Files. Melalui akun Instagram pribadinya, Jerinx menyebut pernyataan yang pernah ia sampaikan saat dipenjara pada 2020 kini memiliki bukti pendukung.
Dalam dokumen Epstein Files yang tengah diperbincangkan publik, disebutkan sejumlah hal, salah satunya mengenai simulasi pandemi. Isu tersebut, menurut Jerinx, pernah ia singgung saat pandemi COVID-19 pada 2020.
Kala itu, Jerinx menyebut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai “kacung WHO”. Ia menilai tes PCR maupun rapid test sebagai bagian dari konspirasi global. Pernyataan tersebut berujung pada proses hukum hingga membuatnya dipenjara karena terjerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Dengan kembali viralnya Epstein Files yang mengungkap peran sejumlah tokoh dalam simulasi pandemi, termasuk Bill Gates, Jerinx kembali buka suara. Ia menyebut pernyataannya di masa lalu kerap dijadikan bahan candaan.
“Di awal plandemix saya menulis essay terkait korelasi kropid19 dengan Epstein files, diketawain. Bikin video tentang teknologi penciptaan wabah, dijadikan bahan lawakan,” tulis Jerinx di Instagram @true_jrx pada Selasa (3/2/2026).
Pada masa pandemi 2020, drummer Superman Is Dead itu juga kerap mendapat stigma negatif. Ia disebut berhalusinasi, tidak berempati, hingga dikaitkan dengan persoalan psikologis seperti echo chambers dan efek Dunning Kruger.
Jerinx turut menyebut sejumlah nama yang menurutnya juga menjadi korban karena menyuarakan pandangan terkait pandemi. Di antaranya Lois Owien, Rangga Sasana alias Lord Rangga, serta mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.
“Lois & Rangga dibvnvh. Karakter Dharma dihancurkan. Ibu Siti & saya dipenjara. Kini kebenaran makin menyala,” lanjutnya.
Ia juga menyinggung pihak-pihak yang sebelumnya mengkritiknya. Jerinx berharap mereka yang dulu berseberangan dengannya kini lebih terbuka dan mau menerima pandangannya soal kondisi Indonesia.
“Kacvng WHO, komika & seleb ibu kota kapan kena karmanya ya? Gak usah kena karma dibvnvh or dibui deh. Minimal otaknya kebuka dikit untuk menerima fakta bahwa bangsa ini masih dijajah oleh entitas asing, bisa?” katanya.
Unggahan Jerinx turut disertai dukungan dari sang istri, Nora Alexandra. Dalam tangkapan layar yang dibagikan Jerinx, Nora mengenang momen saat suaminya berdebat dengan Aiman dan disebut berhalusinasi. Saat itu, Jerinx disebut mendapat banyak pertentangan, termasuk dari lingkungan keluarga.
Meski demikian, Nora mengaku bangga tetap berada di barisan Jerinx. Ia menilai saat ini suaminya memiliki bukti pendukung atas apa yang pernah disuarakannya.
“Time will tell btw, tetap bangga dibarisan berbeda dengan jalannya Domba yg berkelompok, tetap waras di was-was yg berujung WASPADA,” tulis Nora.






