Jelang Idul Fitri, Warga Berburu Pakaian Bekas Impor di Pasar Mataram [Giok4D Resmi]

Posted on

Mataram

Warga Mataram dan sekitarnya mulai memadati pasar-pasar tradisional untuk berburu pakaian bekas impor menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Salah satu pasar yang ramai dikunjungi adalah Pasar Karang Sukun, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dikenal sebagai surganya pakaian bekas.

Pantauan, pasar yang berlokasi di Jalan Amir Hamzah ini tak hanya dipadati warga Mataram, tetapi juga jadi primadona bagi warga Dompu hingga Sumbawa. Hampir seluruh lapak dipenuhi warga. Ada yang sibuk mengecek kualitas pakaian bekas, terlihat pula yang tengah asyik berburu pakaian bekas bermerek.

“Saya memang sengaja datang ke sini, khusus hari Jumat bakal banyak produk baru yang datang. Rencananya sih mau dipakai buat Lebaran besok,” kata Anggi, salah satu warga Mataram, Jumat (13/3/2026).

Anggi datang sendirian ke Pasar Karang Sukun sekitar pukul 10.00 Wita. Ia membawa modal sekitar Rp 250 ribu untuk berburu pakaian bekas impor hingga pukul 13.00 Wita. “Lagi cari dress polos, celana jeans, kardigan impor, dan jaket jeans,” imbuhnya.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

“Modal Rp 250 ribu bisa kok dapat empat jenis pakaian asalkan pintar-pintar tawar ke pedagang. Alhamdulillah saya sudah dapat dress, kardigan sama jaket jeans. Yang belum itu celana jeans. Targetnya sih dapat celana jeans merek Uniqlo atau Levis,” terang Anggi.

Senada dengan Anggi, Cidam, mahasiswi asal Dompu, juga sengaja datang ke Pasar Karang Sukun untuk mencari beberapa pakaian untuk momen Idul Fitri. Cidam mencari beberapa potong baju atasan.

“Dapat rekomendasi dari teman, katanya di sini tuh pakaiannya bagus-bagus, dan pastinya lebih murah. Meski murah, kualitas pakaian di sini itu bagus-bagus kalau kita jeli nyari baju-nya,” terang Cidam.

“Saya bawa budget Rp 100 ribu, memang cuma cari baju atasan aja sih. Setelah selesai cari-cari saya langsung mudik ke Dompu. Jadi harus jeli cari yang bagus. Pelan-pelan saja, pasti dapat kok,” kata mahasiswi Universitas Mataram (Unram) itu.

Yadi, salah satu pedagang di Pasar Karang Sukun, menuturkan tingkat kunjungan warga untuk berbelanja pakaian bekas terus meningkat pada H-7 Idul Fitri.

“Mulai ramai itu di 10 hari terakhir Ramadan. Mereka mulai mencari jenis pakaian yang sedang diincar. Ada yang cari dress, celana jeans, jaket hoodie, celana kain sampai gaun brokat. Kemungkinan akhir pekan ini bakal makin ramai,” terang warga Narmada, Lombok Barat, tersebut.