Badung –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai Rp 2 juta per kepala keluarga (KK) kepada 6.518 warga muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Musala Nurul Hikmah, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Senin (9/3/2026).
“Harapannya adalah untuk menyeimbangkan perekonomian dan mendorong daya beli masyarakat. Kami hadir melakukan intervensi agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar menghadapi Idul Fitri di tengah potensi inflasi,” ujar Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa.
Pemkab Badung menargetkan pencairan bantuan tersebut rampung pada Rabu, 11 Maret 2026. Total anggaran yang digelontorkan untuk program ini mencapai lebih dari Rp 13 miliar.
Saat ini, bantuan bagi sejumlah warga di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Kuta Utara, sudah mulai masuk ke rekening penerima secara bertahap.
“Bantuan berbasis KK ini adalah komitmen kami bagi masyarakat yang memenuhi syarat pada setiap hari besar keagamaan. Semoga bantuan ini bisa membantu beban warga dan menjaga kondusivitas serta kerukunan umat beragama di Badung,” tegas Adi Arnawa.
Kepala Dinas Sosial Badung, I Gde Eka Sudarwitha, menjelaskan jumlah penerima bansos tahun ini merupakan hasil sinkronisasi ulang data. Proses tersebut menyebabkan pengurangan akumulatif sebanyak 1.245 orang dibandingkan data tahun sebelumnya.
Perubahan jumlah penerima ini dipicu pemutakhiran data yang lebih ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
“Ada penyesuaian karena updating data sebanyak 1.200-an orang itu. Ada yang keluar dari daftar karena ekonominya sudah membaik dengan pendapatan di atas Rp 5 juta, ada yang bekerja di luar negeri, pindah domisili, hingga data ganda atau sudah meninggal dunia,” jelas Eka Sudarwitha.
Setiap kepala keluarga yang memenuhi syarat menerima bantuan uang tunai Rp 2 juta yang ditransfer langsung ke rekening penerima. Kriteria penerima difokuskan pada keluarga miskin atau rentan miskin dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan. Menurutnya, data penerima bersifat dinamis.
“Jadi yang tahun lalu dapat, tahun ini belum tentu dapat karena kami menyesuaikan persyaratan terbaru. Untuk Kuta Utara dan dua-tiga kecamatan lain sudah masuk rekening, sisanya berproses sampai 11 Maret, sudah clear semua. Masih ada yang melengkapi berkas dan sebagainya,” papar mantan Kadis Kebudayaan Badung itu.
Secara rinci, sebaran warga penerima bantuan yang beragama Islam di Kabupaten Badung terdiri dari Kecamatan Kuta Selatan sebanyak 2.470 orang, Kuta 1.887 orang, dan Kuta Utara 1.278 orang.
Selanjutnya, Kecamatan Mengwi sebanyak 542 orang, Abiansemal 186 orang, serta Kecamatan Petang sebanyak 155 orang.






