Jaja Batun Bedil Takjil Khas Bali yang Dicari Saat Ramadhan

Posted on

Denpasar

Setiap daerah memiliki jajanan tradisional dengan cita rasa yang khas. Jajanan tradisional pun kerap dijadikan takjil saat berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Salah satu penganan tradisional yang sering diburu untuk dijadikan takjil di Bali adalah jaja batun bedil. Jajanan tradisional khas Bali ini memiliki rasa manis, gurih, dan bikin nagih.

Jaja batun bedil adalah jajanan tradisional khas Bali yang terbuat dari adonan tepung beras berbentuk bulat-bulat kecil menyerupai bentuk peluru. Nama ‘batu bedil’ sendiri berasal dari bahasa Bali yang berarti ‘biji senapan’ atau ‘peluru’.

Selain menjadi favorit saat bulan Ramadhan, jajanan ini juga sering menjadi bagian dari persiapan adat di Bali. Jika dilihat dari bentuk dan teksturnya, jaja batu bedil hampir mirip dengan bubur candil di Jawa. Bedanya, kudapan ini menggunakan air kapur sirih dalam proses pembuatannya.

Resep Jaja Batun Bedil

Resep Adonan

  • Air hangat 175 ml
  • Tepung ketan 150 gr
  • Tepung kanji 75 gr
  • Tepung beras 50 gr
  • Daun pandan 3 lembar (ikat simpul)
  • Air biasa 1/2 liter untuk merebus 1 sdt kapur sirih
  • Ambil 1/2 sdt air bening rebusan kapur sirih tadi

Resep Kuah

  • Air 650 ml
  • Santan 250 ml untuk bubur
  • Gula merah 200 gr (iris tipis)
  • Daun pandan 2 lembar (ikat simpul)
  • Kelapa parut 2 sdm
  • Gula pasir 1 sdm untuk taburan
  • Tepung beras 1 sdm yang dilarutkan pada 50 ml air dan 1/2 sdt garam

Cara Membuat

  • Campurkan tepung ketan, tepung beras, dan tepung kanji. Aduk bersamaan dengan air kapur sirih dan air hangat hingga kalis.
  • Jika sudah bentuk adonan bulat-bulat menyerupai peluru hingga adonan habis.
  • Panaskan air hingga mendidih, lalu masukkan adonan yang sudah dibentuk masak hingga matang/terapung.
  • Siapkan paji terpisah masak air, gula merah, gula pasir, dan daun pandan hingga mendidih.
  • Jika sudah matang, angkat dan saring lalu tambahkan larutan tepung beras.
  • Masukan bola-bola tepung tadi, aduk hingga mendidih.
  • Jaja batun bedil siap disajikan dengan taburan kelapa parut di atasnya.

Jaja batun bedil tidak hanya menjadi jajanan atau takjil khas Bali yang manis dan gurih. Penganan ini juga menjadi identitas serta warisan kuliner Pulau Dewata. Semoga bermanfaat ya detikers!