Daftar Isi
Kupang –
Sahur menjadi sebuah kesunnahan bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sahur juga bertujuan agar energi di dalam tubuh cukup untuk menjalankan ibadah puasa seharian dengan tidak makan dan minum.
Asupan makanan dan minuman sebelum fajar membantu tubuh menyimpan energi agar stamina, konsentrasi, dan produktivitas tetap terjaga sepanjang hari. Adapun, sahur dilakukan pada pagi hari sebelum matahari terbit dan berakhir saat lantunan adzan imsak dan subuh.
Simak jadwal imsak dan subuh untuk Kota Kupang dan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) lainnya hari ini Senin, 2 Maret 2026/12 Ramadhan 1447 H seperti dilansir dari laman Bimas Islam Kemenag RI berikut ini:
Jadwal Imsak Kota Kupang NTT 2 Maret 2026/12 Ramadhan 1447 H
Kota Kupang
Imsak: 04.23 Wita
Subuh: 04.33 Wita
Kabupaten Kupang
Imsak: 04.22 Wita
Subuh: 04.32 Wita
Kabupaten Timor Tengah Selatan
Imsak: 04.20 Wita
Subuh: 04.30 Wita
Kabupaten Timor Tengah Utara
Imsak: 04.20 Wita
Subuh: 04.30 Wita
Kabupaten Belu
Imsak: 04.19 Wita
Subuh: 04.29 Wita
Kabupaten Malaka
Imsak: 04.18 Wita
Subuh: 04.28 Wita
Kabupaten Rote Ndao
Imsak: 04.25 Wita
Subuh:04.35 Wita
Kabupaten Manggarai Barat
Imsak: 04.39 Wita
Subuh: 04.49 Wita
Kabupaten Sabu Raijua
Imsak: 04.29 Wita
Subuh: 04.39 Wita
Bacaan Niat Puasa Ramadhan
Dikutip dari laman MUI Digital, berikut bacaan niat puasa Ramadan yang dapat Anda baca ketika akan memulai ibadah puasa.
Niat Puasa Ramadhan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Niat Puasa Ramadan 1 Bulan Penuh
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.” (Shafira Amalia, ed: Nashih).






