Jadwal Buka Puasa Wilayah Bali Senin, 23 Februari 2025 baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Denpasar

Ramadan adalah momen yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Bali. Umat Islam setiap hari menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam, menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa.

Guna membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan lebih teratur, berikut jadwal buka puasa Senin, 23 Februari 2026/5 Ramadan 1447 H, khusus wilayah Bali.

Jadwal Buka Puasa Denpasar dan Wilayah Bali 23 Februari 2026/5 Ramadan 1447 H

  • Kota Denpasar
    Magrib 18.45 Wita
    Isya 19.55 Wita
  • Kabupaten Badung
    Magrib 18.45 Wita
    Isya 19.55 Wita
  • Kabupaten Bangli
    Magrib 18.44 Wita
    Isya 19.54 Wita
  • Kabupaten Buleleng
    Magrib 18.45 Wita
    Isya 19.55 Wita
  • Kabupaten Gianyar
    Magrib 18.45 Wita
    Isya 19.55 Wita
  • Kabupaten Jembrana
    Magrib 18.47 Wita
    Isya 19.58 Wita
  • Kabupaten Karangasem
    Magrib 18.43 Wita
    Isya 19.54 Wita
  • Kabupaten Klungkung
    Magrib 18.44 Wita
    Isya 19.54 Wita
  • Kabupaten Tabanan
    Magrib 18.45 Wita
    Isya 19.55 Wita

Doa Buka Puasa

Waktu berbuka tidak hanya tentang menghilangkan rasa haus dan lapar, tetapi juga merupakan saat doa-doa dikabulkan dengan sangat kuat. Oleh karena itu, disarankan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa. Salah satu doa yang dapat diucapkan adalah doa yang sering dibaca ketika berbuka.

Dikutip dari berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat dalam video “Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)” yang diunggah ke kanal YouTube resminya, detikers dapat mengamalkan dua doa berikut saat berbuka puasa.

  • Versi Pertama

    ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

    Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah

    Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

    Artinya: “Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insyaallah.” (HR Abu Daud)

  • Versi Kedua

    اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

    Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.

    Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.” (HR Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan keterangan Ustaz Adi Hidayat, cara mengamalkan doa buka puasa di atas dapat dengan menggabungkannya. Jadi, doa Dzahabazh zhoma’u dibaca sebagai pembuka, kemudian diikuti dengan doa Allahumma laka shumtu.

Kapan waktu yang tepat membacakan doa buka puasa? Dilansir laman Almanhaj, Rasulullah biasanya membacakan doa Dzahabazh zhoma’u selepas ia membatalkan puasanya. Ini juga sesuai dengan arti dari bacaan doa buka puasa tersebut, yaitu “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah…”.