Daftar Isi
Denpasar –
Tak terasa Bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-17. Simak jadwal buka puasa untuk wilayah Kupang hingga Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), agar ibadah lebih teratur.
Selama Ramadhan, umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam, menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa. Waktu berbuka juga kerap ditunggu-tunggu setelah berpuasa sepanjang hari.
Berikut jadwal buka puasa untuk wilayah Kupang hingga Manggarai Barat NTT hari ini Sabtu, 7 Maret 2026/17 Ramadhan 1447 H.
Jadwal Buka Puasa Kupang-Manggarai Barat NTT 7 Maret 2026/17 Ramadhan
Kota Kupang
Maghrib: 18.07 Wita
Isya: 19.17 Wita
Kabupaten Kupang
Maghrib: 18.06 Wita
Isya: 19.15 Wita
Kabupaten Timor Tengah Selatan
Maghrib: 18.08 Wita
Isya: 19.14 Wita
Kabupaten Timor Tengah Utara
Maghrib: 18.03 Wita
Isya: 19.13 Wita
Kabupaten Belu
Maghrib: 18.01 Wita
Isya: 19.11 Wita
Kabupaten Malaka
Maghrib: 18.01 Wita
Isya: 19.11 Wita
Kabupaten Rote Ndao
Maghrib: 18.09 Wita
Isya: 19.19 Wita
Kabupaten Manggarai Barat
Maghrib: 18.21 Wita
Isya: 19.30 Wita
Kabupaten Sabu Raijua
Maghrib: 18.14 Wita
Isya: 19.24 Wita
Doa Buka Puasa
Waktu berbuka tidak hanya tentang menghilangkan rasa haus dan lapar. Umat Islam juga disarankan untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa.
Berikut dua doa saat berbuka puasa berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat dalam video ‘Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)’ yang diunggah ke kanal YouTube.
Versi Pertama
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah
Artinya: “Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah.” (HR Abu Daud)
Versi Kedua
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.
Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.” (HR Bukhari dan Muslim)
Menurut Ustaz Adi Hidayat, cara mengamalkan doa buka puasa di atas dapat dengan menggabungkannya. Jadi, doa Dzahabazh zhoma’u dibaca sebagai pembuka, kemudian diikuti dengan doa Allahumma laka shumtu.
Lantas, kapan waktu yang tepat untuk membacakan doa buka puasa? Dilansir laman Almanhaj, Rasulullah biasanya membacakan doa Dzahabazh zhoma’u selepas membatalkan puasa. Ini juga sesuai dengan arti dari bacaan doa buka puasa tersebut, yaitu “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah…”.






