Jadwal Buka Puasa Denpasar dan Sekitarnya Hari Ini 24 Februari 2026

Posted on

Denpasar

Bulan Ramadhan adalah momen yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Bali dan sekitarnya. Setiap harinya, umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam, menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa.

Untuk membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan lebih teratur, berikut ini adalah jadwal buka puasa untuk Selasa, 24 Februari 2026 / 6 Ramadhan 1447 H untuk wilayah Bali dan sekitarnya.

Jadwal Buka Puasa Wilayah Bali dan Sekitarnya untuk Selasa, 24 Februari 2026 / 6 Ramadhan 1447 H.

Kabupaten Badung

Maghrib: 18.45

Isya: 19.55

Kabupaten Bangli

Maghrib: 18.44

Isya: 19.54

Kabupaten Buleleng

Maghrib: 18.45

Isya: 19.55

Kabupaten Gianyar

Maghrib: 18.44

Isya: 19.54

Kabupaten Jembrana

Maghrib: 18.47

Isya: 19.57

Kabupaten Karangasem

Maghrib: 18.44

Isya: 19.54

Kabupaten Klungkung

Maghrib: 18.44

Isya: 19.54

Kabupaten Tabanan

Maghrib: 18.45

Isya: 19.55

Kota Denpasar

Maghrib: 18.45

Isya: 19.55

Doa Buka Puasa

Waktu berbuka tidak hanya tentang menghilangkan rasa haus dan lapar, tetapi juga merupakan saat dimana doa-doa dikabulkan dengan sangat kuat.

Oleh karena itu, disarankan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa. Salah satu doa yang dapat diucapkan adalah doa yang sering dibaca ketika berbuka.

Dikutip dari berdasarkan penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam video “Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)” yang diunggah ke kanal YouTube resminya, kamu dapat mengamalkan dua doa berikut saat berbuka puasa:

Versi Pertama

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah

Artinya: “Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah.” (HR Abu Daud)

Versi Kedua

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiin.

Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.” (HR Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan keterangan Ustadz Adi Hidayat, cara mengamalkan doa buka puasa di atas dapat dengan menggabungkannya. Jadi, doa Dzahabazh zhoma’u dibaca sebagai pembuka, kemudian diikuti dengan doa Allahumma laka shumtu.

Kapan waktu yang tepat membacakan doa buka puasa? Dilansir laman Almanhaj, Rasulullah biasanya membacakan doa Dzahabazh zhoma’u selepas ia membatalkan puasanya.

Ini juga sesuai dengan arti dari bacaan doa buka puasa tersebut, yaitu “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah…”.