Persaingan untuk mendapatkan beasiswa LPDP semakin ketat dengan tingginya minat pendaftar. Lalu bagaimana cara memperbesar peluang meraih beasiswa studi pascasarjana di luar negeri?
Pada 2025, kuota LPDP ditetapkan sekitar 4.000 penerima, sementara jumlah pendaftar diperkirakan meningkat hingga lebih dari 78.000 orang pada 2026.
Dengan tingkat penerimaan yang relatif tetap, pelamar dituntut untuk unggul di setiap aspek seleksi. Terutama kemampuan bahasa Inggris, dengan IELTS sebagai salah satu penentu utama.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Menjawab tantangan tersebut, British Council Indonesia memperkuat komitmennya dalam mendukung para calon penerima beasiswa LPDP melalui ekosistem persiapan IELTS yang komprehensif.
Melalui materi belajar berkualitas dan pilihan format tes yang fleksibel, British Council memberikan dukungan menyeluruh agar pelamar siap memenuhi standar kemampuan bahasa Inggris yang dipersyaratkan oleh universitas-universitas terkemuka dunia dan beasiswa LPDP. Skor IELTS yang tinggi menjadi keunggulan strategis yang mampu membedakan pelamar dari puluhan ribu kandidat lainnya.
“British Council Indonesia berkomitmen membekali para calon penerima beasiswa dengan sarana yang tepat untuk mencapai hasil terbaik dalam tes IELTS,” ujar Arnold Simanjuntak, Senior Business Development Manager British Council Indonesia Foundation dalam keterangannya, Senin, (5/1/26).
“Melalui pembelajaran yang terstruktur, pendampingan berbasis keahlian, serta pilihan tes yang fleksibel, kami mendukung lahirnya generasi penerus Indonesia yang siap bersaing di kancah akademik global,” menambahkan
Sebagai bagian dari dukungan tersebut, British Council menghadirkan berbagai manfaat yang dirancang untuk membantu para pemburu beasiswa memaksimalkan performa mereka:
British Council menyediakan akses ke IELTS Ready Premium, sebuah platform persiapan komprehensif yang mencakup latihan soal, simulasi tes, serta materi pembelajaran dari para ahli. Platform ini membantu peserta membangun kepercayaan diri dan menargetkan skor yang dibutuhkan untuk program beasiswa dan pendaftaran universitas bergengsi.
British Council juga menawarkan fitur One Skill Retake, yang memungkinkan peserta mengulang satu komponen tes untuk meningkatkan skor mereka. Fitur ini dirancang sebagai strategi penyempurnaan, bukan koreksi, agar peserta dapat menampilkan profil kemampuan bahasa Inggris terbaiknya.
“Bagi saya, IELTS seperti sebuah keran. Saat kita membukanya, berbagai peluang tak terduga mulai mengalir dan menjadikan hal yang sebelumnya terasa mustahil menjadi mungkin,” ujar Yerny Theophilia Eirumkuy, salah seorang peserta IELTS.
British Council juga memastikan akses tes IELTS yang mudah dan fleksibel melalui berbagai lokasi di seluruh Indonesia, dengan pilihan IELTS on Computer dan IELTS on Paper.
Peserta dapat mendaftar dengan cepat dan praktis, serta memesan jadwal tes hingga 24 jam sebelum hari pelaksanaan, selama kursi masih tersedia. Hasil IELTS on Computer dapat diperoleh dalam 1-2 hari, sementara IELTS on Paper dirilis dalam waktu 13 hari, sehingga peserta dapat menyusun rencana pendaftaran beasiswa dengan lebih efektif.
• IELTS Ready Premium
• One Skill Retake






