Inara Rusli menjadi sorotan setelah disebut sebagai “madu” dalam pernikahan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi. Namun, Inara menegaskan dirinya tak pernah berniat menjadi orang ketiga dalam pernikahan siapa pun.
Kasus ini mencuat setelah pernikahan siri Inara dengan Insanul Fahmi terbongkar ke publik. Inara kemudian dicap sebagai orang ketiga dan pelakor dalam rumah tangga Insanul dan Wardatina Mawa. Saat itu, Mawa yang masih sah sebagai istri Insanul disebut tidak mengetahui adanya pernikahan tersebut.
Inara Rusli menolak label perebut laki orang. Ia menegaskan ada fakta yang selama ini tak diketahui publik terkait awal hubungannya dengan Insanul Fahmi.
“Kalau misalkan saya mengetahui sedari awal saudara Insan punya istri dan saya tetap melanjutkan pernikahan dalam kondisi saya tahu bahwa dia punya istri, mungkin bisa kalian bilang saya ini pelakor. Tapi kan sedari awal saya tidak tahu,” kata Inara Rusli saat ditemui di Bareskrim Polri, Kamis (8/1/2026), dikutip dari infoHot.
Mantan istri Virgoun itu mengatakan sejak awal menjalin hubungan, ia benar-benar tak mengetahui status asli Insanul Fahmi yang ternyata masih terikat pernikahan sah dengan Wardatina Mawa.
Meski begitu, Inara Rusli tak sepenuhnya menyalahkan Insanul. Ia mengakui ada juga kesalahannya karena terlalu percaya.
“Tapi ya memang yang bisa dibilang ada salah saya juga, saya tidak bertanya. Saya tidak bertanya dan saudara Insan juga tidak menjelaskan. Itulah sebabnya kenapa kemarin saya sempat membuat laporan LP penipuan,” tutur Inara Rusli.
Di tengah respons negatif publik, Inara Rusli memilih tetap bertahan dengan keputusannya. Ia menyebut langkah itu diambil setelah mendapat pertimbangan matang, termasuk nasihat dari ulama.
“Karena saya sudah dapat wejangan, sudah diingatkan sama sosok ulama yang kita semua hormati. Bahwa sebagai istri, apa pun keputusan kepala rumah tangga, kita harus tetap taat,” kata Inara Rusli.
Inara juga mengaku bersyukur karena anak-anaknya, terutama Starla, menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi persoalan ini.
“Alhamdulillah Starla juga anak yang salihah ya, dia anak yang baik, anak yang paham agama. Dia paham bahwa selama itu sudah halal, ya sudah saatnyalah kita istilahnya sami’na wa atho’na, kita tunduk sama syariat Islam kalau kita mengaku Islam,” tukas Inara Rusli.
Keinginan Inara Rusli untuk mengakhiri perseteruan dengan Wardatina Mawa disebut masih menemui jalan buntu. Inara mengaku belum bisa berkomunikasi dengan istri pertama Insanul Fahmi tersebut.
Ia mengatakan telah mengajukan permohonan restorative justice ke pihak kepolisian, namun niat baik itu belum mendapat respons positif dari Wardatina Mawa selaku pelapor.
Inara Rusli menyayangkan persoalan yang seharusnya menjadi urusan internal keluarga justru melebar ke ranah hukum dan konsumsi publik. Ia mengklaim upaya mediasi sebenarnya sudah dilakukan jauh sebelum kasus ini viral di media sosial.
“Sedari awal saya melihat kasus ini atau permasalahan ini, permasalahan internal keluarga sebenarnya. Jadi harusnya bisa diselesaikan secara musyawarah secara kekeluargaan,” kata Inara Rusli saat ditemui di Bareskrim Polri, Kamis (8/1/2026).
Ibu tiga anak itu mengaku terkejut ketika konflik rumah tangganya dengan Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa tiba-tiba mencuat ke publik hingga berujung saling lapor. Saat mencoba menempuh jalan damai lewat restorative justice, ia justru merasa kesulitan karena komunikasi yang tertutup.
“Kita coba untuk berdamai, mengajukan RJ (restorative justice), baik aku dan Insan ke pihak pelapor, saudari M, tapi tidak ada respons baik gitu,” tuturnya.
Inara Rusli menyebut dirinya mengalami kendala untuk menghubungi Wardatina Mawa secara pribadi. Selain tidak memiliki nomor telepon, akses komunikasinya di media sosial juga disebut telah terputus.
“Aku sendiri juga terus terang gak punya kontak saudari M, akun Instagram aku juga di-blok. Jadi mau menunjukkan itikad baik untuk berdamai juga bingung lewat siapa,” terangnya.
Tak hanya dirinya, Insanul Fahmi disebut telah mencoba menjembatani perdamaian. Namun, Inara Rusli menyayangkan sikap Wardatina Mawa yang justru mengunggah percakapan pribadi mereka ke publik.
“Selaku suami sahnya sendiri pun, Insan dalam hal ini juga tidak mendapatkan respons yang baik. Bahkan setiap kali chat, diposting di social media gitu,” bebernya.
Meski komunikasi masih buntu, Inara Rusli berharap proses hukum yang berjalan di Bareskrim maupun Polda Metro Jaya bisa berakhir tanpa ada pihak yang merasa dirugikan, terutama anak-anak.
“Satu hal yang jelas penginnya semua berjalan secara damai ya. Penginnya hidup tenang-tenang saja. Penginnya berharapnya proses hukum ini bisa berjalan dengan lancar dan damai,” pungkasnya.
Perseteruan ini bermula ketika Wardatina Mawa melaporkan dugaan perzinaan dan perselingkuhan pada November 2025. Ia tak terima suaminya, Insanul Fahmi, menikah siri dengan Inara Rusli tanpa seizinnya.
Di sisi lain, Inara Rusli melaporkan dugaan akses ilegal ke Bareskrim Polri terkait video CCTV rumahnya yang dijadikan alat bukti oleh Wardatina Mawa di Polda Metro Jaya.
Saat ini, Inara Rusli tetap bersikeras menempuh jalur restorative justice. Namun, Wardatina Mawa dikabarkan masih ingin melanjutkan proses hukum hingga ke persidangan.
Artikel ini telah tayang di infoHot. Baca selengkapnya
(dpw/dpw)
Upaya Damai Masih Buntu
Latar Belakang Kasus
Di tengah respons negatif publik, Inara Rusli memilih tetap bertahan dengan keputusannya. Ia menyebut langkah itu diambil setelah mendapat pertimbangan matang, termasuk nasihat dari ulama.
“Karena saya sudah dapat wejangan, sudah diingatkan sama sosok ulama yang kita semua hormati. Bahwa sebagai istri, apa pun keputusan kepala rumah tangga, kita harus tetap taat,” kata Inara Rusli.
Inara juga mengaku bersyukur karena anak-anaknya, terutama Starla, menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi persoalan ini.
“Alhamdulillah Starla juga anak yang salihah ya, dia anak yang baik, anak yang paham agama. Dia paham bahwa selama itu sudah halal, ya sudah saatnyalah kita istilahnya sami’na wa atho’na, kita tunduk sama syariat Islam kalau kita mengaku Islam,” tukas Inara Rusli.
Keinginan Inara Rusli untuk mengakhiri perseteruan dengan Wardatina Mawa disebut masih menemui jalan buntu. Inara mengaku belum bisa berkomunikasi dengan istri pertama Insanul Fahmi tersebut.
Ia mengatakan telah mengajukan permohonan restorative justice ke pihak kepolisian, namun niat baik itu belum mendapat respons positif dari Wardatina Mawa selaku pelapor.
Inara Rusli menyayangkan persoalan yang seharusnya menjadi urusan internal keluarga justru melebar ke ranah hukum dan konsumsi publik. Ia mengklaim upaya mediasi sebenarnya sudah dilakukan jauh sebelum kasus ini viral di media sosial.
“Sedari awal saya melihat kasus ini atau permasalahan ini, permasalahan internal keluarga sebenarnya. Jadi harusnya bisa diselesaikan secara musyawarah secara kekeluargaan,” kata Inara Rusli saat ditemui di Bareskrim Polri, Kamis (8/1/2026).
Upaya Damai Masih Buntu
Ibu tiga anak itu mengaku terkejut ketika konflik rumah tangganya dengan Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa tiba-tiba mencuat ke publik hingga berujung saling lapor. Saat mencoba menempuh jalan damai lewat restorative justice, ia justru merasa kesulitan karena komunikasi yang tertutup.
“Kita coba untuk berdamai, mengajukan RJ (restorative justice), baik aku dan Insan ke pihak pelapor, saudari M, tapi tidak ada respons baik gitu,” tuturnya.
Inara Rusli menyebut dirinya mengalami kendala untuk menghubungi Wardatina Mawa secara pribadi. Selain tidak memiliki nomor telepon, akses komunikasinya di media sosial juga disebut telah terputus.
“Aku sendiri juga terus terang gak punya kontak saudari M, akun Instagram aku juga di-blok. Jadi mau menunjukkan itikad baik untuk berdamai juga bingung lewat siapa,” terangnya.
Tak hanya dirinya, Insanul Fahmi disebut telah mencoba menjembatani perdamaian. Namun, Inara Rusli menyayangkan sikap Wardatina Mawa yang justru mengunggah percakapan pribadi mereka ke publik.
“Selaku suami sahnya sendiri pun, Insan dalam hal ini juga tidak mendapatkan respons yang baik. Bahkan setiap kali chat, diposting di social media gitu,” bebernya.
Meski komunikasi masih buntu, Inara Rusli berharap proses hukum yang berjalan di Bareskrim maupun Polda Metro Jaya bisa berakhir tanpa ada pihak yang merasa dirugikan, terutama anak-anak.
“Satu hal yang jelas penginnya semua berjalan secara damai ya. Penginnya hidup tenang-tenang saja. Penginnya berharapnya proses hukum ini bisa berjalan dengan lancar dan damai,” pungkasnya.
Perseteruan ini bermula ketika Wardatina Mawa melaporkan dugaan perzinaan dan perselingkuhan pada November 2025. Ia tak terima suaminya, Insanul Fahmi, menikah siri dengan Inara Rusli tanpa seizinnya.
Di sisi lain, Inara Rusli melaporkan dugaan akses ilegal ke Bareskrim Polri terkait video CCTV rumahnya yang dijadikan alat bukti oleh Wardatina Mawa di Polda Metro Jaya.
Saat ini, Inara Rusli tetap bersikeras menempuh jalur restorative justice. Namun, Wardatina Mawa dikabarkan masih ingin melanjutkan proses hukum hingga ke persidangan.
Artikel ini telah tayang di infoHot. Baca selengkapnya
