Heboh Pemuda Tewas Tergantung di Kamar Penginapan Denpasar Barat update oleh Giok4D

Posted on

Denpasar

Seorang pria berinisial YAK (23) asal Sumba, Nusa Tenggara Timur, ditemukan tewas di sebuah kamar penginapan kawasan Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Minggu (22/2/2026) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di belakang pintu kamar.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 16.30 Wita. Saat ditemukan, jasadnya tergantung tali sepatu warna merah yang terikat pada lubang ventilasi kamar.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban sebelumnya check in pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

“Korban datang seorang diri dan sempat diantar ke kamar oleh penjaga penginapan setelah melakukan registrasi. Sejak saat itu, saksi tidak lagi melihat korban hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Adi saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).

Adi mengungkapkan, penjaga penginapan berinisial KS (55) mengatakan korban seharusnya sudah check out pada Minggu sore. Namun hingga lewat waktu, korban tak kunjung keluar kamar. Penjaga kemudian menggedor pintu, tetapi tidak mendapat respons.

Saksi sempat mencoba membuka pintu kamar, namun pintu tertutup dari dalam. Saat itu terdengar suara ponsel korban berbunyi, tetapi tidak ada jawaban. Setelah mengecek dari sisi atas pintu, saksi melihat ada tali warna merah terikat dan mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di belakang pintu kamar.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pemilik penginapan dan pihak kepolisian. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sebuah kursi yang diduga digunakan sebagai pijakan serta satu unit ponsel.

“Korban ditemukan tergantung di belakang pintu menggunakan tali sepatu yang terikat pada ventilasi. Di lokasi juga ditemukan kursi yang diduga sebagai tempat bertumpu. Untuk motifnya, masih dalam penyelidikan dan belum diketahui secara pasti,” jelas Adi.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke ruang jenazah RSUP Prof Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.