Badung –
Warga dan wisatawan di Pantai Kuta, Badung, dikejutkan dengan penemuan mayat bayi yang terdampar di pesisir pantai, tepatnya di sekitar area skate park, kemarin siang, sekitar pukul 14.00 Wita.
Pengelola DTW Pantai Kuta, I Nyoman Arya Arimbawa, mengatakan mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pedagang yang melihat bungkusan kain putih terdampar di tepi pantai. Saat didekati, pedagang tersebut melihat bagian kaki bayi dari dalam kain.
“Pedagang yang pertama kali melihat bungkusan itu. Terdampar dan melihat kakinya mungkin itu,” ujar Arya saat dihubungi, Senin (9/3/2026).
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Pedagang yang menemukan bungkusan itu tidak berani membuka kain pembungkus tersebut. Karena masih terbungkus, kondisi fisik bayi juga belum diketahui secara pasti saat pertama ditemukan.
“Terbungkus gitu soalnya, jadi tidak berani melihat langsung. Ya tapi informasi tim lapangan itu terbungkus soalnya,” katanya.
Setelah menerima laporan dari pedagang, petugas pantai atau lifeguard di lokasi segera mengamankan bungkusan tersebut.
Penemuan mayat bayi itu sempat menarik perhatian pedagang dan warga di sekitar lokasi. Saat kejadian, kondisi Pantai Kuta tidak terlalu ramai wisatawan karena terjadi pada siang hari dengan gelombang laut yang cukup tinggi.
“Posisinya siang kan itu lumayan gelombangnya lumayan tinggi sih. Ya belum terlalu ramai wisatawan,” imbuhnya.
Saat ini, penanganan kasus tersebut telah dilakukan oleh pihak Polairud. Jenazah bayi itu kemudian dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut.






