Denpasar –
Gol di detik-detik akhir memastikan Arsenal ke final Carabao Cup. The Gunners menyingkirkan Chelsea dengan kemenangan 1-0 pada leg kedua semifinal dan unggul agregat 4-2.
Arsenal vs Chelsea digelar di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. Meriam London datang ke laga ini dengan modal agregat 3-2 dari leg pertama, sementara Chelsea wajib mencetak gol untuk membalikkan keadaan.
Chelsea langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Arsenal memilih bermain lebih sabar, merapatkan lini, dan menunggu celah lewat serangan balik.
Peluang pertama Arsenal tercipta pada menit ke-18. Piero Hincapie melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti, namun Robert Sanchez masih mampu menepis bola yang mengarah ke tiang jauh.
Chelsea sempat terancam pada menit ke-33. Gabriel Martinelli menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan, tetapi upayanya masih bisa diblok pemain bertahan The Blues.
Menjelang turun minum, Chelsea membalas lewat sepakan jarak jauh Enzo Fernandez di menit ke-42. Kepa Arrizabalaga sigap meninju bola dengan satu tangan dan menjaga gawang Arsenal tetap aman.
Memasuki babak kedua, Chelsea meningkatkan intensitas serangan karena membutuhkan gol. Sejumlah penetrasi dilancarkan hingga menit ke-60, namun lini belakang Arsenal masih disiplin meredam ancaman.
Arsenal hampir memecah kebuntuan pada menit ke-77. Sundulan Gabriel Magalhaes menyambut umpan silang hanya membentur Marc Cucurella dan gagal berbuah gol.
Chelsea mendapat peluang emas lewat Wesley Fofana. Bek asal Prancis itu membelokkan bola hasil sepak pojok dengan kaki, namun arah bola masih tipis melebar dari gawang.
Saat Chelsea menyerang total di penghujung laga, Arsenal justru mematikan lewat skema favoritnya. Serangan balik cepat berujung pada gol Kai Havertz, yang melewati kiper dan mencetak gol penentu kemenangan 1-0.
Hasil ini memastikan Arsenal melaju ke final Carabao Cup dengan agregat 4-2. Di partai puncak, tim asal London Utara itu masih menunggu pemenang laga Manchester City vs Newcastle United, dengan The Citizens unggul agregat 2-0.
Jalannya Pertandingan
Chelsea mencoba tampil menekan di awal laga. Arsenal justru lebih sabar dengan tampak membaca lawan terlebih dahulu.
Piero Hincapie membuat peluang untuk Arsenal dengan melepaskan tembakan melengkung di menit ke-18 dari luar kotak penalti. Robert Sanchez masih bisa menepis bola yang mengarah ke tiang jauh.
Gabriel Martinelli mengancam Chelsea di menit ke-33. Dia berhasil menggiring bola ke kotak penalti dan melepaskan tembakan, namun masih bisa diblok lawan.
Enzo Fernandez melepaskan tembakan dari luar kotak penalti di menit ke-42. Kepa Arrizabalaga masih mampu meninju bola dengan satu tangannya.
Chelsea mencoba lebih menekan di babak kedua karena butuh gol. Ada beberapa penetrasi dari Si Biru, namun belum mampu menjadi gol sampai menit ke-60.
Arsenal mengancam Chelsea di menit ke-77. Gabriel Magalhaes menyambut umpan silang dengan sundulan, namun bola mengenai Marc Cucurella.
Fofana hampir mencetak gol. Dia membelokkan bola hasil sepak pojok dengan kaki, namun masih tipis di sisi gawang.
Chelsea kecolongan di detik-detik akhir saat menyerang total untuk mencari gol. Sebuah serangan balik dilancarkan Arsenal dan Kai Havertz mendapatkan bola untuk melewati kiper hingga menyumbang gol kemenangan 1-0 bagi Arsenal.
Susunan Pemain
Arsenal: Kepa; Timber, Saliba, Gabriel Magalhaes, Hincapie; Zubimendi, Rice, Eze; Madueke (Trossard 69′), Gabriel Martinelli, Gyokeres (Havertz 69′).
Chelsea: Robert Sanchez; Gusto, Fofana, Chalobah, Hato (Estevao 60′), Marc Cucurella; Andrey Santos, Caicedo, Enzo Fernandez; Delap (Palmer 60′), Joao Pedro.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.






