Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian hari ke-12 terhadap dua anak pelatih Tim B Sepakbola Wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras. Hujan mengguyur perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, saat operasi pencarian korban KM Putri Sakinah hari ini.
“Walaupun cuaca pada saat pencarian mendung serta hujan, tetapi tidak membuat semangat pencarian padam,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, Selasa (6/1/2026).
Proses pencarian hari ini dimulai pukul 06.30 Wita. Jumlah personel dan kapal yang dikerahkan ditambah. Personel gabungan terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai Taman Nasional Komodo, P3KOM, Gahawisri, BPBD Manggarai Barat, hingga komunitas penyelam di Labuan Bajo.
“Pada pencarian hari ini dikerahkan 168 personel dan 18 alut utama untuk menyisir pulau-pulau di Labuan Bajo,” ujar Fathur.
Tim SAR gabungan juga kembali mengerahkan drone laut dan lima sonar, termasuk dua sonar multibeam dari ITB Bandung dan Distrik Navigasi Kupang. Hingga kini, bangkai kapal Putri Sakinah kini juga belum ditemukan. Pencarian korban dijadwalkan berakhir besok setelah dua kali diperpanjang tiga hari.
Fernando dan tiga anaknya menjadi korban tenggelam KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (26/12/2025) malam. Jenazah Fernando dan putrinya berusia 12 tahun sudah ditemukan.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Tersisa dua putra Fernando berusia 9 dan 10 tahun yang saat ini masih dalam pencarian. Sementara itu, istri dan putri bungsu Fernando berusia 7 tahun selamat dalam insiden kapal tenggelam yang terjadi sehari setelah Natal itu.






