Gunung Ile Lewotolok Meletus 341 Kali Sehari, Warga Diminta Waspada

Posted on

Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), tercatat meletus sebanyak 341 kali sejak Selasa (13/1) pukul 00.06 hingga 24.00 Wita. Warga diimbau waspada.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, mengatakan gunung setinggi 1.423 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu teramati mengalami letusan dengan tinggi kolom 200-350 meter serta asap berwarna putih hingga kelabu.

“Letusan 341 kali dengan amplitudo 20,4-31,4 milimeter (mm), dengan durasi 30-198 info. Gemuruh lemah,” kata Stanislaus Ara Kian dalam keterangan resmi yang diterima infoBali, Rabu (14/1/2026).

Selain letusan, tercatat pula embusan sebanyak 323 kali dengan amplitudo 3,6-15,7 milimeter dan durasi 27-36 info. Gunung yang berada di Lembata itu juga mengalami tremor nonharmonik sebanyak 72 kali dengan amplitudo 5,5-26 milimeter serta durasi 146-658 info.

Stanislaus mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok, termasuk pengunjung, pendaki, dan wisatawan, agar tidak memasuki serta tidak melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Ia juga meminta warga menghindari sektor selatan-tenggara dan barat sejauh 2,5 kilometer dari pusat aktivitas.

“Mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ile Lewotolok,” imbuhnya.

Ia berharap masyarakat tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah Gunung Ile Lewotolok. Menurutnya, suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunung api yang sedang berada dalam fase erupsi.