Pencarian satu anak pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, belum membuahkan hasil hingga hari terakhir atau hari ke-13 operasi SAR. Namun, Duta Besar (Dubes) Spanyol Bernardo de Sicart Escoda meminta Basarnas memperpanjang masa pencarian korban kapal tenggelam itu.
Tim SAR gabungan masih melakukan rapat untuk memutuskan pencarian ditutup atau diperpanjang. “Hasil pencarian yang dilaksanakan oleh tim SAR gabungan dengan hasil nihil,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, Rabu (7/1/2026).
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Operasi pencarian korban hari ini dilakukan di sekitar bangkai KM Putri Sakinah terdampar di perairan selatan Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo. Lokasinya sekitar 14 kilometer dari titik awal kapal tenggelam di Selat Pulau Padar.
“Pencarian hari ini dikerahkan 168 personil unsur gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat hingga komunitas penyelam Labuan Bajo dan unsur gabungan lainnya,” kata Fathur.
Tim SAR gabungan juga mengerahkan drone laut dan lima sonar untuk mendeteksi keberadaan korban di perairan sekitar Pulau Padar. Hingga hari terakhir pencarian, tiga jenazah korban kapal pinisi tenggelam itu sudah ditemukan. Ketiganya adalah Fernando, putrinya berusia 12 tahun, dan anak laki-laki yang ditemukan dalam bangkai kapal itu. Kini, tersisa satu anak laki-laki Fernando yang belum ditemukan.
Sementara itu, Dubes Spanyol Bernardo de Sicart Escoda meminta Basarnas memperpanjang operasi pencarian terhadap satu anak Fernando. Permintaan itu tertuang dalam surat Bernardo kepada Basarnas tertanggal 7 Januari 2026.
“Kami dengan hormat meminta agar operasi pencarian diperpanjang, untuk menemukan jenazah korban keempat dan terakhir yang hilang,” kata Bernardo.
Kedutaan Besar Spanyol, Bernardo berujar, berterima kasih atas respons dan komitmen otoritas berwenang di Indonesia yang berjibaku mencari empat warga Spanyol dalam insiden kapal tenggelam di Labuan Bajo.
“Kami ingin secara khusus menyoroti banyak upaya yang dilakukan oleh lembaga-lembaga Indonesia, serta koordinasi dan kerjasama di antara semua pihak berwenang yang terlibat,” kata Bernardo.
“Kami ingin apresiasi peran penting yang dimainkan oleh Basarnas, otoritas pelabuhan dan kepala pelabuhan, serta seluruh personel keamanan negara Indonesia, yang profesionalisme dan dedikasinya telah menjadi teladan sepanjang proses pencarian yang sulit ini,” lanjut dia.
Sementara itu, Dubes Spanyol Bernardo de Sicart Escoda meminta Basarnas memperpanjang operasi pencarian terhadap satu anak Fernando. Permintaan itu tertuang dalam surat Bernardo kepada Basarnas tertanggal 7 Januari 2026.
“Kami dengan hormat meminta agar operasi pencarian diperpanjang, untuk menemukan jenazah korban keempat dan terakhir yang hilang,” kata Bernardo.
Kedutaan Besar Spanyol, Bernardo berujar, berterima kasih atas respons dan komitmen otoritas berwenang di Indonesia yang berjibaku mencari empat warga Spanyol dalam insiden kapal tenggelam di Labuan Bajo.
“Kami ingin secara khusus menyoroti banyak upaya yang dilakukan oleh lembaga-lembaga Indonesia, serta koordinasi dan kerjasama di antara semua pihak berwenang yang terlibat,” kata Bernardo.
“Kami ingin apresiasi peran penting yang dimainkan oleh Basarnas, otoritas pelabuhan dan kepala pelabuhan, serta seluruh personel keamanan negara Indonesia, yang profesionalisme dan dedikasinya telah menjadi teladan sepanjang proses pencarian yang sulit ini,” lanjut dia.






