Tabanan –
Dua desa adat di Tabanan, yakni Desa Adat Buruan, Kecamatan Penebel, dengan Desa Adat Sesandan, Kecamatan Tabanan, bersitegang, Selasa (10/3/2026). Konflik itu muncul gara-gara masalah tapal batas.
Ketegangan terjadi bermula ketika warga dari Desa Adat Buruan hendak memasang patung jegeg-bagus untuk persiapan upacara Ngenteg Linggih. Namun, pemasangan itu ditolak oleh warga Desa Adat Sesandan lantaran diklaim berada di wilayah mereka.
Walhasil, ketegangan antara kedua desa adat terjadi dan beruntungnya berhasil ditenangkan oleh aparat. Agar tidak meluas, Polres Tabanan kemudian mengundang kedua desa adat untuk melakukan mediasi di Mapolres Tabanan termasuk Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.
Proses mediasi berjalan cukup alot. Dimulai pukul 14.00 Wita, mediasi kemudian selesai pada pukul 17.00 Wita.
Seusai mediasi, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan kedua belah pihak yang bersitegang berkomitmen untuk saling menghormati kesepakatan yang lama agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih dalam waktu dekat umat Hindu akan merayakan Hari Raya Nyepi.
Sanjaya menegaskan nantinya setelah upacara adat oleh salah satu pihak selesai, Perbup Nomor 7 Tahun 2023 soal Penetapan dan Penegasan Tapal Batas itu akan dikaji ulang.
“Bicara tapal batas sejatinya ranahnya kedinasan. Dan kita tidak bisa menetapkan suatu batas secara akurat, nanti akan dikaji ulang kembali setelah upacara adat di Desa Adat Buruan selesai,” tegasnya.
Sementara Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati menambahkan mediasi tersebut dilakukan untuk mencari jalan keluar supaya tidak menjurus kepada hal-hal anarkistis.
“Pada intinya kedua desa adat berkomitmen untuk tetap menjaga kondusivitas. Nantinya dari pihak Pemkab Tabanan akan kembali mengecek ulang dan mengkaji soal tapal batas ini,” ujar Bayu Pati.
Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya memberikan atensi khusus agar tidak timbul konflik lebih lanjut. “Terutama saat pengarakan ogoh-ogoh tentu mendapat atensi khusus di perbatasan dua desa agar tidak terjadi ketegangan yang lebih luas,” pungkasnya.






