Dokter Richard Lee Jadi Tersangka

Posted on

Polisi resmi menetapkan dokter Richard Lee sebagai tersangka kasus pelanggaran bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Richard menjadi tersangka atas laporan Dokter Detektif (Doktif).

Sebelumnya, saling lapor terjadi antara Richard dengan Doktif. Sebelum Richard tersangka, Doktif lebih dulu menjadi tersangka atas dugaan pencemaran nama baik. Doktif dikenal dengan konten-kontennya yang membongkar banyak produk skincare berbahaya.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak mengatakan penetapan ini dilakukan penyidik terkait laporan yang dilayangkan Dokter Detektif (Doktif) Samira Farahnaz pada 2 Desember 2024 dengan nomor LP/B/7317/XII/2024/SPKT Polda Metro Jaya.

“Kami sampaikan penetapan tersangka itu dilakukan penetapan pada 15 Desember 2025 pada saudara RL,” ujar Reonald, dilansir infoHot.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi polisi mengenai peran dan kronologi kasus yang membelit Richard. Penyidik telah melayangkan panggilan pemeriksaan terhadap Richard Lee pada 23 Desember 2025.

“Kalau yang kami dapat keterangan dari penyidik ini, dia minta reschedule apabila pada 7 Januari. Tidak ada informasi tidak ada pemberitahuan hadir atau tidak,” jelasnya.

Diketahui, Richard Lee melaporkan Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik. Doktif kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 12 Desember 2025.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Dwi Manggala Yuda menyebut Doktif saat ini belum ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.

“Terkait penahanan kami tidak lakukan karena pasal yang dipersangkakan adalah UU ITE, di mana ancaman hukumannya 2 tahun sehingga kami tidak melakukan penahanan,” jelasnya.

Dwi mengatakan pihaknya juga akan berupaya melakukan mediasi dengan menghadirkan Doktif dan Richard Lee pada 6 Januari 2026.

“Untuk pemanggilan mediasi sudah kami lakukan, kami menunggu dari kedua pihak untuk hadir di Polres Metro Jakarta Selatan. Pemanggilan ini tunda sampai tanggal 6 Januari 2026. Kamu langsung panggil kedua belah pihak,” ujarnya.

Artikel ini sudah tayang di infoHot, baca di