Denpasar –
Polda Bali terus mendalami dugaan keterkaitan antara penemuan potongan tubuh manusia di Muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Gianyar, dengan kasus dugaan penculikan WN Ukraina berinisial IK di Jimbaran, Kuta Selatan. Perkembangan terbaru, para penyidik telah menerima sampel Deoxyribonucleic Acid (DNA) dari ibu korban dugaan penculikan untuk kepentingan pencocokan.
“Sampel DNA ibu korban penculikan (IK) sudah kami terima,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Tak hanya itu, polisi juga akan mengirimkan sampel jaringan tubuh dari potongan tubuh yang ditemukan di Ketewel ke Laboratorium Forensik Mabes Polri di Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk sampel jaringan tubuh body part, hari ini akan kami kirim ke Laboratorium Forensik Jakarta untuk pemeriksaan DNA,” jelasnya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari proses identifikasi ilmiah untuk memastikan identitas potongan tubuh yang ditemukan dalam kondisi terpisah di kawasan muara sungai tersebut. Hasil uji DNA nantinya akan dibandingkan dengan sampel keluarga korban dugaan penculikan.
Sebelumnya, hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan sampel DNA ibu IK cocok dengan jejak darah yang sebelumnya ditemukan di sebuah vila di wilayah Tabanan dan di dalam mobil Avanza yang disewa yang diduga digunakan untuk membawa korban.
“Iya, DNA yang kita terima dari ibu korban hasilnya cocok dengan jejak darah yang kita temukan di salah satu vila di daerah Tabanan,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).
Dengan kecocokan itu, polisi semakin menguatkan dugaan bahwa vila tersebut berkaitan langsung dengan peristiwa yang tengah disidik. Lokasi itu sebelumnya memang dicurigai sebagai tempat korban merekam video yang sempat viral di media sosial.
“Vila itulah yang kita curigai sebagai tempat saat korban merilis video yang sempat viral itu,” jelasnya.






