Dishub Pastikan Kapal Kayangan-Poto Tano Aman untuk Mudik

Posted on

Lombok Timur

Dinas Perhubungan (Dishub) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan seluruh kapal penyeberangan rute Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, menuju Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa, dalam kondisi layak beroperasi untuk melayani arus mudik 2026. Puluhan kapal disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

Sekretaris Dishub NTB Chairy Chalid Yanto mengatakan hasil pemantauan menunjukkan kapal-kapal yang beroperasi telah memenuhi standar kelayakan. Beberapa di antaranya baru selesai menjalani docking dan berada dalam pengawasan bersama KSOP.

“Berdasarkan pemantauan kami karena memang kalau untuk di Pelabuhan Kayangan, bahwa secara kelayakan kapal sudah layak dan siap melayani pemudik. Karena beberapa baru keluar dari docking dan sudah dalam pemantauan teman-teman di perhubungan dengan KSOP,” kata Chairy kepada di Pelabuhan Kayangan, Kamis (5/3/2026).

Ia menegaskan, tidak hanya moda laut, transportasi darat dan udara di NTB juga dipastikan dalam kondisi aman dan layak digunakan selama periode mudik.

“Semua moda transportasi yang ada di NTB baik darat, laut, maupun udara sampai saat ini kami masih menyatakan itu sudah layak. dan bisa memberikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan bagi pemudik,” ucap Chalid.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Dishub NTB akan mendirikan sejumlah posko pelayanan di simpul-simpul transportasi. Posko tersebut disiapkan di terminal, bandara, dan pelabuhan.

“Setiap simpul-simpul transportasi akan dibuatkan posko pelayanan, yang jelas kalau di Lombok ini ada berapa simpul transportasi seperti di terminal ada beberapa terminal itu itu ada simpul termasuk di di bandara di pelabuhan setiap simpul transportasi kita siapkan posko,” ujar Chalid.

ASDP Siapkan 26 Kapal

Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 26 kapal untuk melayani arus mudik di lintasan Kayangan-Poto Tano.

“Ada 26 kapal yang telah siap, nanti kapal-kapal ini akan melayani pemudik yang akan menyeberang dari Pelabuhan Kayangan ke Poto Tano, begitu juga sebaliknya,” ucap Erli.

Ia memprediksi puncak arus mudik akan terjadi mulai H-5 hingga H-3 Lebaran. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah fasilitas pelabuhan telah dibenahi.

“Kalau perkiraan puncak arus mudik itu H-5, H-4, dan H-3. Sudah kami benahi beberapa fasilitas untuk melayani para pemudik,” imbuh Erli.