Disbud Denpasar Siapkan Rp 165 Juta untuk Hadiah Juara Kasanga Festival 2026

Posted on

Dinas Kebudayaan (Disbud) Denpasar menyiapkan anggaran Rp 165 juta untuk hadiah uang lomba ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026. Hadiah itu diberikan untuk juara 1, 2, 3 serta harapan 1, 2, dan 3.

“Juara satunya Rp 50 juta, juara dua Rp 40 juta, juara tiga Rp 30 juta, harapan satu Rp 20 juta, harapan dua Rp 15 juta, harapan tiga Rp 10 juta. Belum lagi juara favorit,” ujar Kepala Disbud Denpasar, Raka Purwantara, ketika ditemui infoBali di kantornya, Rabu (7/1/2026).

Selain hadiah, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar turut menyalurkan dana bantuan khusus sebesar Rp 20 juta kepada tiap kelompok pemuda-pemudi (sekaa teruna-teruni atau STT) untuk kepentingan pelestarian budaya. Dana tersebut, jelas Purwantara, dipakai sesuai keperluan aktivitas STT.

Puncak lomba ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026 dilaksanakan pada 6-8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Proses pendaftaran lomba dibuka hingga 14 Februari 2026 melalui tautan resmi yang disiapkan oleh panitia pelaksana.

“Nanti tanggal 15 ditutup, tanggal 17 Februari diberi kesempatan technical meeting. Artinya daftar saja dahulu. Setelah itu, nanti dicek oleh juri saat penilaian kecamatan,” jelas Purwantara.

Penilaian kecamatan akan dilakukan dengan kunjungan langsung untuk menemukan 16 nominasi terbaik. Ogoh-ogoh yang masuk nominasi akan diberi kesempatan tampil di puncak Kasanga Festival 2026.

Selama tiga hari pelaksanaan, Kasanga Festival 2026 tidak hanya diisi penampilan ogoh-ogoh, melainkan juga ragam pentas seni, seperti lomba baleganjur, makendang tunggal mapak barong, lomba pembuatan gebogan, lomba ogoh-ogoh mini, lomba sketsa untuk berbagai kalangan. Selain itu, ada talkshow budaya oleh perempuan-perempuan Bali hingga stan kuliner yang dibuka dari pagi hingga malam pukul 23.00 Wita.

“Semoga tidak ada lagi hujan yang menjadi faktor penghalang pelaksanaan Kasanga Festival tahun kemarin. Kami berharap cuaca mendukung sehingga masyarakat datang beramai-ramai menyaksikan tontonan seni budaya dengan aman, tertib, dan lancar,” harap Purwantara.