Mataram –
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mendapatkan lampu hijau dari PT Angkasa Pura untuk menggunakan halaman depan Eks Bandara Selaparang. Area tersebut rencananya akan diperuntukkan sebagai lokasi pedagang kaki lima (PKL).
“(Ini) bukan perjanjian bentuknya, tetapi semacam kesepahaman agar dimanfaatkan untuk kepentingan publik, terutama untuk sektor informal. Tim sudah berbicara dengan pihak Angkasa Pura, ada lahan yang bisa kami manfaatkan untuk PKL di sana,” kata Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, saat dikonfirmasi, Jumat (13/2/2026).
“Nanti momentumnya kita laksanakan untuk Bazar Ramadan, bentuk kerja sama kami dengan Angkasa Pura di situ,” sambung Mohan.
Puluhan PKL yang menjamur di kawasan Jalan Adi Sucipto akan dipindahkan ke dalam halaman Eks Bandara Selaparang. Pemindahan dilakukan agar area Jalan Adi Sucipto steril dari PKL.
“Pedagang-pedagang yang ada di trotoar jalan itu akan masuk semua, dan kalau pun ada space tambahan, nanti kami bisa manfaatkan atau perbanyak pedagang untuk bisa di situ (Eks Bandara Selaparang),” jelas Mohan.
Seperti diketahui, area Eks Bandara Selaparang tak lagi aktif beroperasi sejak 2011. Meski tak lagi aktif, beberapa area kerap digunakan untuk konser atau pun event nasional lainnya.
“Kami lebih ke aspek penataannya, ini kan satu ruang yang bisa kami manfaatkan untuk sektor informal, kami mengacu kepada itu, kepada penataannya. Tetapi mungkin dari Angkasa Pura melihat (dari sisi) bisa memanfaatkan lahan itu jadi suatu lahan yang lebih produktiflah. Mungkin pertimbangan mereka,” tutur Mohan.
Selain diperuntukkan untuk PKL, Mohan berencana akan kembali berkoordinasi dengan Angkasa Pura terkait kantong parkir di area Eks Bandara Selaparang.
“Kantong parkir juga akan kami bicarakan, kami bersama-sama mengatur supaya kami bisa sharing di situ. Jadi kalau kami bicara upaya untuk memperluas kantong parkir, ini salah satu upaya kami. Penataan kami dapat, tetapi dari segi sektor pendapatan daerah juga kami bisa dapat,” jelas Mohan.






